news

Sumur Tercemar Banjir, PMI Jember Turunkan Truk Tangki dan Tandon Air untuk Ratusan Warga Nogosari

Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:21 WIB
PMI memberikan bantuan air bersih. (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Krisis air bersih masih dirasakan ratusan warga terdampak banjir luapan sungai di Kabupaten Jember. Sejumlah sumur milik warga tercemar, membuat kebutuhan air bersih menjadi mendesak.

Palang Merah Indonesia atau PMI Jember langsung menyalurkan bantuan air bersih. Sebanyak 5.100 liter air dikirimkan ke lokasi terdampak pada Sabtu pagi, 14 Februari 2026.

Distribusi dilakukan menggunakan satu armada truk tangki. Relawan juga menempatkan tandon penampungan di lima titik yang dinilai paling membutuhkan.

Baca Juga: Sadari Pentingnya Regenerasi Relawan, KSR PMI Universitas dr. Soebandi Gelar Diklatsar ke-VIII Lintas Kampus

Sebanyak empat unit tandon diletakkan di Dusun Gumuk Bago. Satu unit lainnya ditempatkan di Dusun Krajan. Seluruh titik berada di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji.

Bantuan air bersih tersebut ditujukan untuk membantu 185 kepala keluarga. Total penerima manfaat mencapai sekitar 570 jiwa yang terdampak langsung banjir.

Pasca bencana, sebagian besar sumur warga tidak dapat digunakan. Air tercemar lumpur dan limbah sehingga tidak layak untuk konsumsi harian.

Baca Juga: Hujan Deras Picu Banjir Luapan Sungai di Jember, PMI Evakuasi Ratusan Warga Rowotamtu hingga Tengah Malam

Relawan PMI Jember memastikan setiap tandon terisi penuh. Truk tangki dikerahkan untuk mengisi ulang tandon yang sudah tersedia di lokasi.

“Hari ini sebanyak empat tandon air kita kirim ke lokasi bencana, dan satu armada truk tangki kita kerahkan juga untuk mengisi tandon air bersih yang kini sangat dibutuhkan warga disana pasca terjadinya banjir luapan air sungai,” kata Zainollah S.Pd yang mendampingi relawan di lokasi bencana.

Selain mengisi tandon, relawan juga melayani permintaan warga secara langsung. Air bersih dibagikan menggunakan botol bekas air mineral dan galon milik warga.

Tandon air di masjid setempat turut diisi. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan ibadah warga tetap terpenuhi di tengah keterbatasan air bersih.

Distribusi air bersih tidak hanya dilakukan sekali. PMI Jember memastikan penyaluran akan berlangsung setiap hari hingga kondisi kembali normal.

“Tadi juga ada warga yang meminta air bersih dengan membawa galon, yaa kita langsung isi karena mereka sangat membutuhkan. Kami PMI Jember akan kirimkan air bersih ini setiap hari kepada mereka sampai semuanya Kembali normal,” tegas Zainollah.

Halaman:

Tags

Terkini