“Untuk memangkas jarak birokrasi hingga melakukan optimalisasi peran BUMD sebagai motor penggerak ekonomi di sektor yang tidak terjangkau swasta,” imbuhnya.
Gus Fawait melaporkan bahwa dalam setahun terakhir, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jember menunjukkan tren kenaikan yang signifikan.
Hal ini dianggap sebagai indikator kuat bahwa kapasitas fiskal daerah mulai pulih dan siap menyokong pembangunan berkelanjutan.
Diskusi buku Babad Alas ini ditutup dengan kesimpulan bahwa kepemimpinan daerah bukan hanya soal kalkulasi politik, melainkan keteguhan nilai moral dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat luas.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI