news

Ratusan Siswa SMK HKBP Sidikalang Diduga Keracunan Usai Konsumsi Menu MBG, Puluhan Dirujuk ke Rumah Sakit

Kamis, 12 Februari 2026 | 11:00 WIB
Sejumlah siswa mendapatkan penanganan medis usai diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG di Sidikalang. (X/neVerAl0nely___)

“Sekitar 20 siswa dilaporkan dirujuk ke rumah sakit karena gejala lebih serius,” tulis akun @neVerAl0nely___.

Hal ini menandakan adanya tingkat keparahan gejala yang berbeda-beda di antara para siswa.

Menurut keterangan siswa dan guru yang dihimpun dalam unggahan tersebut, makanan yang dibagikan dalam program MBG diduga memiliki aroma tidak sedap. Menu yang disajikan terdiri dari nasi, ayam gulai, pisang, dan sayur selada.

“Menurut keterangan siswa dan guru, makanan yang dibagikan berupa nasi, ayam gulai, pisang, dan sayur selada tercium bau tidak sedap, sehingga tidak semua siswa mengonsumsinya,” lebih lanjut akun @neVerAl0nely___.

Informasi ini menjadi salah satu poin penting dalam dugaan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa.

Aroma yang tidak biasa pada makanan diduga memicu kecurigaan adanya masalah pada kualitas atau proses distribusi makanan tersebut.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi mengenai hasil pemeriksaan laboratorium atau investigasi lebih lanjut.

Di tengah polemik yang berkembang, pihak penyedia makanan disebut memberikan klarifikasi.

“Pihak penyedia menyebut makanan telah didistribusikan dalam kondisi steril,” tulis akun @neVerAl0nely___.

Pernyataan ini menunjukkan adanya perbedaan sudut pandang antara laporan siswa dan pihak penyedia.

Sementara itu, pihak sekolah mengambil langkah cepat dengan menghentikan sementara distribusi menu MBG.

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk antisipasi untuk mencegah kemungkinan kejadian serupa terulang.

Langkah preventif yang dilakukan pihak sekolah dinilai sebagai upaya menjaga keselamatan peserta didik, sembari menunggu hasil evaluasi dan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Peristiwa ini masih dalam perhatian berbagai pihak, termasuk instansi kesehatan dan otoritas setempat. Hal ini mengindikasikan bahwa investigasi dan pemantauan kondisi siswa masih terus berlangsung.

Kasus dugaan keracunan makanan dalam program MBG ini tentu menjadi evaluasi penting, mengingat program tersebut bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi siswa.

Halaman:

Tags

Terkini