Sebelum terjun ke dunia politik, Benny dikenal sebagai seorang pengusaha sukses. Ia menjadi Presiden Direktur (Presdir) di PT Benny Putra Mandiri, perusahaan yang bergreak di bidang distribusi gas elpiji.
Tak hanya itu, Benny juga mendirikan Arena Kuliner serta Sentra Oli dan Motor di Delanggu. Tak heran jika sosoknya dikenal luas sebagai figur yang ikut membantu memajukan UMKM lokal
Benny dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berorganisasi. Ayah 2 anak itu tercatat pernah menjadi Koordinator Agen (Region Coordinator Agen), SPPBE, dan Retester Elpiji 3 Kg di bawah naungan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kabupaten Klaten.
Selain itu, Benny juga tergabung dalam Paguyuban Pertashop Jawa Tengah-DIY (P2PJD) dan dikenal aktif dalam Komunitas Penggilingan Padi dan Beras di Kabupaten Klaten.
Dikenal sebagai pengusaha sukses, Benny kemudian tertarik beralih ke dunia politik mengikuti jejak sang ayah dan memutuskan bergabung dengan Partai Gerindra pada tahun 2019.
Pada Pilkada 2024 lalu, Benny mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Klaten mendampingi Hamenang Wajar Ismoyo dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Pasangan ini berhasil unggul dengan meraih 395.092 atau 52,63% dari total suara sah. Hamenang dan Benny resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Klaten setelah dilantik di Istana Negara pada 20 Februari 2025.
Selama menjabat sebagai Wabup Klaten, Benny dikenal sebagai figur yang mencontohkan Kota Solo yang melibatkan anak muda. Ia juga membantu mengembangkan pariwisata di wilayah tesebut hingga Kabupaten Klaten kembali mencatat prestasi membanggakan pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2025.
Di bawah kepemimpinannya, Klaten berhasil meraih dua penghargaan sekaligus yakni Gerabah Melikan menjadi Cinderamata Terbaik dan Wisata Jelajah Kampung Siluman menjadi Juara 1 Wisata Olahraga & Petualangan.
Selain rekam jejak kinerjanya, kekayaan Benny Indra Ardhianto juga tak luput jadi sorotan. Dikenal sebagai pengusaha sukses, ia tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp1,78 miliar.
Menilik dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tercatat per bulan Maret 2025, Benny diketahui memiliki sejumlah aset tanah dan bangunan senilai Rp1,38 miliar.
Benny juga dikenal sebagai kepala daerah sederhana yang hanya punya 1 mobil di garasinya senilai Rp170 juta. Ia juga tak memiliki harta bergerak atau surat berharga, dan hanya memiliki Kas senilai Rp230 juta.