news

Sempat Hilang, BPBD Jember Temukan Jenazah Korban Banjir Bandang di Aliran Sungai Bedadung

Selasa, 3 Februari 2026 | 19:59 WIB
Tim BPBD Jember saat melakukan pencairan korban. (Dok BPBD Jember.)

SketsaNusantara.id – Upaya pencarian intensif yang dilakukan tim gabungan pasca banjir bandang yang menerjang Kecamatan Panti dan Rambipuji membuahkan hasil.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa korban yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus telah ditemukan dalam kondisi meninggal pada Selasa sore 3 Februari 2026.

Korban atas nama Bapak Wahid (52), warga yang hanyut saat debit Sungai Badean meluap pada Senin kemarin, ditemukan cukup jauh dari titik awal kejadian.

Baca Juga: Dikepung Bencana dalam Sehari, BPBD Jember Terjunkan Personel ke Berbagai Wilayah

"Alhamdulillah, berkat sinergi Tim SAR Gabungan, relawan, dan TRC BPBD, korban atas nama Bapak Wahid telah ditemukan sekitar pukul 15.01 di aliran Sungai Bedadung, wilayah Puger Wetan, Kecamatan Puger," ungkap Edy Budi Susilo saat memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan bencana.

Selain fokus pada operasi SAR, Edy menjelaskan bahwa banjir yang dipicu oleh material lumpur dan kayu tersebut menyebabkan dampak kerusakan di dua kecamatan.

Berdasarkan rekapitulasi terbaru, sebanyak 38 rumah warga terdampak, dengan rincian 36 rumah di Kecamatan Panti (6 di antaranya terendam lumpur pekat) dan 2 rumah di Kecamatan Rambipuji.

Baca Juga: Satu Rumah Roboh dan Penghuni Terluka di Arjasa, BPBD Jember Bakal Beri Bantuan Material Bangunan

"Tercatat pula ada 4 unit rumah yang mengalami rusak ringan akibat hantaman material banjir," tambahnya.

Hingga Selasa petang, BPBD bersama Dinas PUPR masih terus berupaya melakukan normalisasi infrastruktur, terutama di Jembatan Dusun Tembelang yang tersumbat tumpukan kayu.

"Pembersihan rumah warga sudah rampung 100 persen. Saat ini, fokus personil dan alat berat dari Dinas PUPR adalah menuntaskan evakuasi material di jembatan Tembelang yang prosesnya sudah mencapai 50 persen. Kami upayakan secepat mungkin agar akses transportasi kembali normal," pungkas Edy.

Baca Juga: BPBD Jember Bergerak Cepat Evakuasi Mobil Operasional yang Terperosok Akibat Longsor

Tim BPBD Jember beserta para relawan dilaporkan masih tetap bersiaga di lapangan guna memastikan kondisi pemukiman benar-benar aman dari sisa-sisa material banjir.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI

Tags

Terkini