news

Raffi Ahmad Sambangi Subang, Komunitas Ekraf Sampaikan Aspirasi Produksi hingga Promosi Nasional

Selasa, 3 Februari 2026 | 09:00 WIB
Raffi Ahmad sebagai UKP Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni dan Waketum ICCN untuk UKP Mendengar di Subang. (Dok.UKP)

SketsaNusantara.id - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Subang.

Kunjungan tersebut berlangsung pada 31 Januari 2026 dalam agenda UKP Mendengar titik ke-20.

Agenda UKP Mendengar merupakan forum serap aspirasi yang digelar di berbagai daerah. Kegiatan ini bertujuan mendengarkan langsung kebutuhan komunitas kreatif di tingkat lokal.

Baca Juga: Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Kembali Berangkat Umrah, Netizen: Tiba-tiba di Mekkah..

Kabupaten Subang menjadi salah satu wilayah yang disambangi dalam rangkaian agenda tersebut.

Di Subang, Raffi Ahmad bertemu dengan Subang Creative Hub serta sejumlah komunitas dan pelaku ekonomi kreatif. Pertemuan ini menjadi ruang dialog terbuka antara perwakilan pemerintah dan pelaku ekraf daerah. Berbagai kebutuhan dan tantangan disampaikan secara langsung.

Raffi Ahmad yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network menyampaikan komitmennya. Ia menyatakan akan membantu memperluas jangkauan produk ekonomi kreatif asal Subang. Upaya tersebut mencakup pengenalan produk ke tingkat nasional.

Baca Juga: Ada Raffi Ahmad hingga Iko Uwais, Inilah 10 Aktor Papan Atas Tanah Air dengan Bayaran Tertinggi, Siapa Nomor 1?

“Kami ingin memberikan akses dan jalan bagi produk ekraf Subang untuk dikenal secara nasional,” katanya.

Selain promosi, Raffi juga menyebut akan menghubungkan pelaku ekraf Subang dengan kementerian terkait. Kerja sama juga akan diarahkan dengan BUMD maupun BUMN yang relevan. Langkah ini diharapkan membuka peluang pengembangan usaha kreatif daerah.

Perwakilan komunitas ekraf Subang turut menyampaikan aspirasi dalam pertemuan tersebut. Founder Subang Creative Hub, Adianto Akbar, menyebut kebutuhan dukungan yang lebih menyeluruh. Menurutnya, pengembangan ekraf memerlukan pendampingan berkelanjutan.

“Kami juga meminta bantuan untuk mengembangkan ekosistem ekraf di Subang, mulai dari infrastruktur, promosi, hingga bantuan alat-alat kreatif,” ungkapnya.

Aspirasi tersebut mencerminkan kebutuhan pelaku ekraf dari hulu hingga hilir. Mulai dari proses produksi, peningkatan kualitas, hingga strategi pemasaran. Infrastruktur dan fasilitas penunjang juga menjadi perhatian utama komunitas.

Raffi Ahmad menyambut positif masukan dari komunitas ekonomi kreatif Subang. Ia menyampaikan kesiapan untuk membantu membuka ruang kolaborasi. Dukungan juga akan melibatkan jaringan media dan platform kreatif yang dimiliki.

Halaman:

Tags

Terkini