SketsaNusantara.id - Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember yang tergabung dalam tim Water, Sanitation, and Hygiene (WASH) menunjukkan komitmennya untuk turut berperan aktif meningkatkan kualitas air di lokasi bencana Provinsi Aceh.
Salah satunya melalui edukasi klorinasi, relawan PMI Jember membekali PMI Kabupaten Pidie Jaya dengan pengetahuan teknis pengolahan air bersih yang aman dan berkelanjutan.
Tidak hanya fokus pada distribusi air, relawan PMI Jember juga menekankan pentingnya transfer pengetahuan agar kualitas air di lokasi bencana tetap terjaga.
Edukasi klorinasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan air layak konsumsi bagi pengungsi dan warga terdampak di Pidie Jaya.
Baca Juga: PMI Jember Inovasi Donor Darah Lewat Program Suvenir Beras, Pendonor Pemula Meningkat Signifikan
Salah satu personel tim WASH PMI Jember, Faiturohman, memberikan pelatihan terkait teknik kimiawi klorinasi. Metode ini dinilai krusial untuk menekan risiko bakteri dan kontaminasi pada air yang diproduksi di lokasi bencana.
Sebelum air disalurkan kepada masyarakat, Faiturohman bersama tim memastikan seluruh proses pengolahan dilakukan sesuai standar.
Dengan memanfaatkan alat MWAT (Mass Water Administration and Treatment), tim mampu memproduksi air bersih dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan warga.
"Kami melakukan transfer pengetahuan kepada relawan lokal agar standar kualitas air tetap terjaga. Total produksi air yang kami kelola mencapai 80.000 liter," ujar Faiturohman, pada Jumat, 30 Januari 2026.
Pelatihan tersebut mendapat respons positif dari relawan PMI Kabupaten Pidie Jaya.
Nasrul, salah satu relawan setempat, mengungkapkan bahwa edukasi ini memberinya pemahaman baru, khususnya dalam menentukan dosis klorin yang tepat untuk pengolahan air skala besar.
Di lokasi terpisah, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja tim WASH yang bertugas di Aceh.
Ia menegaskan bahwa misi kemanusiaan ini tidak berhenti pada bantuan darurat, tetapi juga membangun kapasitas relawan di daerah terdampak.