SketsaNusantara.id – Nasib malang seakan tak henti merundung pabrik sandal PT Garuda Mas Perkasa di Medan.
Belum hilang rasa lelah para karyawan membersihkan sisa-sisa lumpur akibat banjir yang merendam kawasan pabrik beberapa waktu lalu. Kini fasilitas produksi sandal yang berlokasi di Medan tersebut rata dengan tanah akibat amukan si jago merah.
Seperti dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, kebakaran hebat yang terjadi mulai Selasa 27 Januari 2026 dan hingga Rabu, 28 Januari 2026 belum padam.
Diduga api berasal dari bahan baku pembuat sandal yang berasal dari karet dimana kebakaran hebat ini menghanguskan hampir seluruh bangunan pabrik beserta stok barang siap kirim dan mesin-mesin produksi.
Kobaran api yang cepat membesar konon dipicu oleh banyaknya material karet dan plastik yang mudah terbakar sehinggamembuat petugas pemadam kebakaran kesulitan menjinakkan api dalam waktu singkat.
Di balik puing-puing bangunan yang menghitam, terselip wajah-wajah lesu ratusan karyawan yang hanya bisa memandang nanar tempat mereka mencari nafkah.
Kejadian ini bukan sekadar musibah fisik bagi perusahaan, melainkan ancaman nyata bagi keberlangsungan hidup ratusan keluarga.
Berdasarkan informasi, saat ini ada total 255 pekerja yang menggantungkan hidupnya dari perusahaan tersebut.
"Kami berapa bulan diliburkan karena kebanjiran, baru seminggu kerja normal," ungkap salah satu karyawan bernama Ase yang terlihat sedih.
Karyawan pabrik tersebut sedih sebab baru seminggu mulai beroperasi normal setelah terendam banjir, namun kini benar-benar terancam tak ada pekerjaan karena pabrik ludes terbakar.