SketsaNusantara.id - Aksi donor darah yang digelar Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember di Kantor Kecamatan Wuluhan, Rabu 28 Januari 2026, berlangsung meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sejak pagi hari, warga dari berbagai desa di wilayah Wuluhan tampak memadati lokasi kegiatan untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial. Tidak hanya sebagai upaya menjaga kesehatan pribadi, donor darah juga dipahami warga sebagai kontribusi langsung untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah di rumah sakit.
Berdasarkan data yang dihimpun petugas PMI di lapangan, jumlah pendaftar dalam kegiatan ini mencapai 102 orang. Dari total tersebut, sebanyak 74 orang dinyatakan lolos proses skrining kesehatan dan berhasil mendonorkan darahnya. Sementara itu, 28 calon pendonor belum dapat melanjutkan proses donor karena terkendala faktor medis.
Petugas medis menjelaskan bahwa kegagalan donor umumnya disebabkan oleh tekanan darah yang terlalu tinggi, kadar hemoglobin yang belum memenuhi standar, serta kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk dilakukan pengambilan darah pada hari itu. Meski demikian, para calon pendonor yang belum lolos tetap mendapatkan edukasi agar dapat mempersiapkan diri pada kesempatan berikutnya.
Menariknya, aksi donor darah kali ini juga menghadirkan apresiasi sederhana namun bermanfaat bagi para pendonor. PMI Kabupaten Jember menyiapkan paket minyak goreng serta kalender eksklusif sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi warga. Apresiasi ini diakui mampu menambah semangat masyarakat untuk hadir dan ikut berdonor.
Salah satu peserta donor darah, Siti, warga Kecamatan Wuluhan, mengaku senang dapat kembali mendonorkan darahnya. Ia menyebut kegiatan ini sangat membantu sekaligus memberi manfaat ganda bagi pendonor.
“Setiap ada informasi donor darah di Wuluhan, saya selalu berusaha datang. Selain bisa membantu orang lain, badan juga terasa lebih segar. Apalagi hari ini dapat minyak goreng dan kalender dari PMI, sangat bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd, yang turut meninjau jalannya kegiatan, menyampaikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Wuluhan atas antusiasme yang ditunjukkan. Menurutnya, tambahan 74 kantong darah dari kegiatan ini sangat berarti dalam menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Jember.
“Partisipasi warga Wuluhan luar biasa. Stok darah yang terkumpul hari ini akan sangat membantu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Pemberian minyak goreng dan kalender ini merupakan bentuk terima kasih kami kepada warga yang telah dengan tulus menjadi pahlawan kemanusiaan,” tutur Zainollah.
Ia berharap kegiatan donor darah semacam ini terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah kecamatan dan masyarakat. Sinergi yang terbangun dinilai efektif dalam menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Jember.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!