news

Satu Rumah Roboh dan Penghuni Terluka di Arjasa, BPBD Jember Bakal Beri Bantuan Material Bangunan

Selasa, 27 Januari 2026 | 19:27 WIB
Rumah roboh di Kecamatan Arjasa. (Dok BPBD Jember)

SketsaNusantara.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang kembali memicu bencana di wilayah Kabupaten Jember.

Sebuah rumah non-permanen di Dusun Krajan Barat, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, dilaporkan ambruk rata dengan tanah pada Selasa, 27 Januari 2026

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut mengakibatkan satu orang penghuni rumah mengalami luka-luka akibat tertimpa material bangunan.

Baca Juga: Perkuat Sinergi Relawan, BPBD Jember  Resmikan Posko Siaga Bencana

"Benar, kami menerima laporan adanya rumah roboh di Kecamatan Patrang. Korban atas nama Putri Ramadhani (19) mengalami luka memar di bagian pundak dan pinggul karena tertimpa atap saat sedang tidur. Saat ini korban sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Arjasa," ujar Edy.

Berdasarkan hasil asestmen tim di lapangan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Selain faktor cuaca, kondisi bangunan yang sudah lapuk diduga menjadi penyebab utama rumah tersebut tidak mampu menahan beban terpaan angin dan air hujan.

"Kondisi rumah rusak berat dan saat ini tidak bisa ditempati. Pemilik rumah sementara mengungsi ke kediaman orang tuanya," tambah Edy.

Baca Juga: BPBD Jember Bergerak Cepat Evakuasi Mobil Operasional yang Terperosok Akibat Longsor

BPBD Jember melalui tim TRC dan Jitupasna telah bergerak cepat ke lokasi untuk mendistribusikan bantuan logistik darurat.

Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, peralatan dapur, perlengkapan keluarga (family kit), hingga kebutuhan sandang dan selimut.

Tak hanya bantuan logistik pangan, Edy menegaskan bahwa pihaknya juga akan mengirimkan bantuan material bangunan untuk mempercepat proses pemulihan.

Baca Juga: Akses Jalan Desa Sukoreno Terhambat Longsor, BPBD Jember Targetkan Pembersihan Batu Besar Rampung Pekan Ini

"Kami telah menjadwalkan pendistribusian material konstruksi berupa 1.200 batu bata, puluhan kayu usuk dan reng, serta 750 buah genteng agar rumah korban dapat segera diperbaiki," jelasnya.

Menyikapi anomali cuaca yang masih terjadi, Edy mengimbau masyarakat Jember untuk lebih waspada terhadap potensi bencana serupa, terutama bagi warga yang memiliki bangunan dengan struktur kayu yang sudah tua.

Halaman:

Tags

Terkini