news

Akses Jalan Desa Sukoreno Terhambat Longsor, BPBD Jember Targetkan Pembersihan Batu Besar Rampung Pekan Ini

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:57 WIB
BPBD Jember melakukan evakuasi. (Dok BPBD Jember)

SketsaNusantara.id – Akses transportasi warga di Dusun Jungrang, Desa Sukoreno, Kecamatan Kalisat, hingga saat ini masih terganggu akibat material tanah longsor yang menutup sebagian badan jalan.

Meski kejadian bermula pada Jumat 16 Januari 2026 lalu, proses normalisasi jalur masih terus diupayakan oleh petugas di lapangan.

​Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan bahwa kendala utama di lokasi adalah adanya bongkahan batu berukuran besar, dengan dimensi panjang sekitar 2 meter dan tinggi mencapai 5 meter yang menutup separuh jalan desa.

Baca Juga: Libur Panjang Isra Mi’raj, BPBD Jember Perketat Pengamanan di Destinasi Wisata

​"Saat ini fokus kami adalah memindahkan material batu raksasa yang menutup akses. Sejak Selasa kemarin, tim di lapangan sudah mulai melakukan pemecahan batu secara manual. Kami mengestimasi proses pemecahan ini memakan waktu sekitar lima hari ke depan," ujar Edy saat memberikan keterangan pada Rabu, 21 Januari 2026.

​Edy menambahkan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jember sebenarnya sudah siap menerjunkan alat berat.

Namun, alat tersebut baru bisa bekerja secara efektif setelah bongkahan batu besar tersebut berhasil dipecah menjadi bagian-bagian kecil.

Baca Juga: Tembok Dapur Warga Kaliwates Ambrol Diterjang Longsor, BPBD Jember Pasang Terpal dan Salurkan Bantuan

​Akibat kondisi ini, kendaraan roda empat (R4) dilaporkan masih belum bisa melintasi jalur tersebut secara normal.

Sebagai langkah pengamanan, petugas telah memasang garis polisi (police line) di sekitar titik longsor untuk mencegah warga mendekati area tebing yang masih rawan.

​Berdasar hasil pemantauan terkini, situasi di lokasi dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Personel BPBD bersama perangkat desa, relawan, dan warga setempat terus bersinergi melakukan penanganan dan pemantauan perkembangan di area terdampak.

Baca Juga: BPBD Jember Bakal Gelar Pemangkasan Pohon, Pengguna Jalan Diminta Hati-hati saat Lewati Jalur Berikut

​Menutup keterangannya, Edy mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi memicu bencana serupa.

​"Kami meminta warga Jember, khususnya yang tinggal di dekat lereng atau tebing, untuk meningkatkan kewaspadaan. Segera laporkan jika melihat adanya retakan tanah atau potensi longsor susulan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini