SketsaNusantara.id - Kisah pilu masa remaja aktris Aurelie Moeremans yang tertulis dalam memoar Broken Strings membuat kita menoleh kebelakang.
Jauh sebelum nama Aurelie Moeremans bersinar di dunia seni peran tanah air, Aurelie sempat terjebak dalam situasi pelik yang melibatkan pernikahan dini dengan sosok Roby Tremonti.
Saat itu kelurga Aurelie Moeremans merasa anaknya telah dimanipulasi dan alami child grooming hingga sempat melaporkan pada Komisi Perlindungan Anak sebanyak 4 kali namun tak membuahkan hasil.
Viralnya kembali kisah pilu Aurelie saat masih sangat muda membuat nama Kak Seto ikut terseret.
Dikutip dari akun tiktok @TheB, pada tahun 2010 ibunda Aurelie Moeremans yakni Sri Sunarti pernah melapor pada Komnas Perlindungan Anak saat itu diketuai oleh Seto Mulyadi atau yang akrab kita panggil Kak Seto sebanyak 4 kali.
Ia melaporkan adanya dugaan manipulasi dan praktik child grooming yang dilakukan oleh seorang pria dewasa yakni Roby Tremonti terhadap putrinya, Aurelie Moeremans.
Sri Sunarti kala itu merasa putrinya telah dicuci otak (brainwashed) sehingga berani melawan orang tua dan meninggalkan rumah.
Sang ibunda meyakini bahwa hubungan yang dijalani Aurelie saat itu bukanlah atas dasar suka sama suka yang sehat, melainkan hasil dari intimidasi dan manipulasi psikologis yang sistematis.
Tentu saja, Kak Seto yang saat itu menjabat sebagai Ketua Dewan Konsultatif Komnas PA, sempat terlibat dalam upaya mediasi antara Aurelie dan orang tuanya.
Namun pada perkembangannya, Kak Seto menyebabkan keluarga Aurelie tak puas dengan hasil penanganan pihak Komnas Perlindungan Anak.
Sebab Kak Seto saat itu rupanya memandang bahwa apa yang dilakukan oleh Aurelie saat itu merupakan sebuah dinamika remaja yang normal.