SketsaNusantara.id - Sosok Kak Seto kini tengah ramai menjadi sorotan di media sosial sejak buku Broken Strings yang ditulis Aurelie Moeremans viral.
Bagaimana tidak. Saat Aurelie Moeremans mengalami child grooming, ibunda Aurelie sempat melaporkan ke Kak Seto, namun laporannya tidak diindahkan.
Kini, Kak Seto pun menjadi perbincangan lantaran posisinya saat itu yang berkecimpung di Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) seakan tidak berpihak ke korban.
Baca Juga: Diduga Child Grooming, Kisah Kak Seto dan Istri Kembali Disorot Usai Ramai Buku Broken Strings
Terbaru, Kak Seto memberi klarifikasi terkait namanya yang tercatut viralnya buku Broken Strings.
Melalui unggahan di media sosial miliknya, Kak Seto Kak Seto meminta agar masyarakat dapat menyikapi pemberitaan dengan kepala dingin dan hati yang jernih.
Ia memita netizen untuk tidak memutar balikkan fakta yang ada.
"Mohon semua menyikapi pemberitaan ini dengan kepala dingin dan hati jernih, tanpa memelintir fakta," tulisnya, dilansir dari akun Instagram @kaksetosahabatanak.
Kak Seto mengaku bahwa pada saat itu, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin dalam menangani kasus ini.
"Pada masanya, kami telah berupaya semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan dan tanggung jawab kami saat itu,"
Kini, baginya, kasus tersebut menjadi pembelajaran bagi banyak pihak.
"Kami memahami bahwa peristiwa menyisakan luka, proses dan pembelajaran bagi semua pihak yang terlibat," ungkapnya.