news

Kronologi Penemuan Syafiq Ali, Pendaki Gunung Slamet yang DIkabarakan Hilang 17 Hari, Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia Diduga Akibat Hipotermia

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:00 WIB
Potret Syafiq Ridhan Ali Razan, pelajar asal Kota Magelang yang hilang saat mendaki Gunung Slamet akhirnya ditemukan meninggal dunia (Instagram/mountnesia)

Lebih lanjut, tim relawan menjelaskan kondisi tubuh korban yang masih utuh dan diperkirakan baru meninggal dunia sekitar lima hari sebelum ditemukan.

Sebagai informasi, Syafiq Ali bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran yang juga dilaporkan hilang saat mendaki melalui jalur Dipajaya dari Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Awalnya, Syafiq sempat berpamitan kepada keluarga akan mendaki ke Gunung Sumbing. Namun, keluarga kemudian mengetahui Syafiq berada di Gunung Slamet setelah menerima foto dari basecamp.

Baca Juga: 3 Kasus Pendaki Hilang di Gunung Slamet, Terbaru, Syafiq Ridhan Ali Asal Magelang yang Masih dalam Pencarian

Syafiq diketahui mulai mendaki pada akhir Desember 2025 dan dijadwalkan turun pada Minggu, 28 Desember 2025. Dalam perjalanan, ia terpisah dari Himawan.

Keluarga yang tak kunjung mendapat kabar kemudian melakukan pengecekan ke basecamp. Sepeda motor Syafiq masih berada di Dipajaya, namun keberadaannya tidak diketahui.

Tim SAR kemudian melakukan pencarian. Setelah dikabarkan menghilang, Himawan ditemukan oleh pendaki lain di sekitar Pos 5 Gunung Slamet, pada hari Selasa, 30 Desember 2025.

Beruntung, Himawan masih bisa diselamatkan meski remaja berusia 18 tahun itu dalam kondisi lemas duduk sendirian saat ditemukan. Ia kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa ke basecamp dan segera mendapat perawatan medis.

Baca Juga: Syafiq Ali Masih Belum Ditemukan, Relawan Gelar Pencarian Mandiri Pendaki Asal Magelang yang Hilang di Gunung Slamet

Dalam keterangannya, Himawan mengaku terpisah dari Syafiq di sekitar Pos 5 karena ia mengalami kram kaki. Syafiq diduga turun untuk mencari bantuan untuk Himawan, namun ia tampaknya tersesat dan menghilang.

Beberapa pendaki sempat mengukuti jejak Syafiq karena dianggap lebih aman saat hujan, namun jejaknya menghilang di tengah perjalanan. Diduga jalur yang dilalui korban juga bukan jalur resmi.

Hingga hari Sabtu, 3 Januari 2026, pencarian dilakukan tim SAR dengan mengerahkan lebih dari 110 personel dengan area diperluas hingga radius 5 km.

Berdasarkan keterangan dari relawan, jenazah ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB di Pos 9 jalur pendakian Dipajaya, tidak jauh dari lokasi ditemukannya korban pendaki lain yang sebelumnya juga dilaporkan hilang.

Selanjutnya, Syafiq dievakuasi oleh tim gabungan untuk dibawa turun melalui jalur Gunung Malang. Jenazah korban dibawa ke RSUD Goeteng Pubalingga yang kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini