"Alamak! udah viral aja nih. Aduh jangan dipublish, awas jangan sampai ketahuan Donald Trump, nanti minyaknya diincer Amerika kaya Venezuela," komentar salah satu warganet.
"Oh jadi ini alasan Maduro ditangkap, ternyata ada cadangan minyak tersembunyi," tulis warganet lainnya menyinggung nama Presiden Venezuela, Nicolas Maduro yang ditangkap militer AS.
Sebagaimana diketahui, konflik antara AS dan Venezuela memanas setelah Presiden Donald Trump melakukan serangan militer ke Ibukota Caracas pada 3 Januari 2026 dan menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro atas tudingan kasus narkoterorisme.
Tak hanya itu, Trump juga secara terabuka menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mengambil alih pengelolaan Venezuela, termasuk sumber daya minyaknya.
Pernyataan tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang menilai langkah AS sebagai pelanggaran kedaulatan negara.
Banyak yang menilai tindakan AS bukan sekadar operasi keamanan, dan diduga ingin mengeruk kekayaan alam Venezuela mengingat negara tersebut memiliki cadangan minyak terbesar di dunia.
Berkaca dari konflik AS-Venezuela, tak heran jika warganet kemudian mengaitkan temuan minyak di Bangkalan ini dengan kekayaan sumber daya alam Indonesia, sembari melontarkan peringatan bernada satire.
Sementara itu, lokasi pengeboran sumur yang ada di Pulau Madura ini sudah mendapat penanganan dari Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan.
Kepala BPBD Bangkalan mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke Dinas ESDM untuk dilakukan pengecekan dan uji laboratorium.
Lokasi sumur kini ditutup sementara dan dipasangi garis polisi. Warga sekitar juga diminta untuk tidak mendekat sekaligus berhati-hati agar tidak menyalakan api demi mencegah risiko terjadi kebakaran.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini