Sebelumnya, putra sulung Joko Widodo (Jokowi) itu menunjukkan gaya unik dengan membagikan cuplikan kegiatannya menggunajan latar belakang musik berjudul Lagu Melayu yang dinyanyikan Pandji Pragiwaksono.
Baca Juga: Tanggapi Stand Up Comedy ‘Mens Rea’ Pandji Pragiwaksono, Ferry Irwandi: Komedi Bisa Lucu dan Ofensif
"Mampir ke Doss Guava XR Studio, ruang film berbasis teknologi extended reality yang sangat membanggakan," tulis Gibran melalui akun Instagram @gibran_rakabuming yang diunggah 2 Januari 2026 lalu.
Dalam unggahannya, Gibran juga menggunakan jargon yang kerap dipakai komika di panggung stand up. "Pemerintah harus mendorong generasi muda dan insan kreatif melalui kolaborasi dan pemanfaatan teknologi. Gas!" pungkasnya.
Unggahan tersebut dinilai publik sebagai sentilan balik dalam menanggapi kritikan yang dibawakan Pandji.
"Puncak comedy balas dengan kinerja pakai lagu orang yg cuma bisa ngomong," sindir salah satu warganet di kolom komentar unggahan Gibran.
Sementara itu, dalam pertunjukannya Pandji sendiri juga menyadari materi yang menyinggung isu politik dan pemerintah di panggung "Mens Rea" bisa menuai kontroversi hingga berdampak pada karirnya di kemudian hari.
"Hati-hati Pandji kalo ngomongin politik. Kalau bisa jangan ngomong doang, kasih solusi. Tapi, semua yang gue sampein itu bukan kabar buruk, tapi kabar penting karena kita atasan Presiden Republik Indonesia," ucap Pandji di panggung Men Rea yang tayang di Netflix.
"Jadi, kita harus lebih baik, kalo mau lebih baik harus punya wawasan luas, supaya pengambilan keputusan lebih baik karena kita punya peran untuk mengubah Indonesia," pesannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini