SketsaNusantara.id - Jagat dunia maya belum lama ini dihebohkan oleh aksi seorang wanita muda bernama Khairun Nisa alias Nisya yang menyamar jadi pramugari Batik Air.
Sosoknya mendadak ramai jadi sorotan publik setelah aksinya terbongkar dan kisahnya viral di media sosial.
Kisah ini bermula ketika salah seorang warganet yang membeberkan adanya pramugari atau flight attendant (FA) gadungan yang lolos ikut penerbangan dari Palembang ke Jakarta.
"Hati-hati FA gadungan! Gila mbaknya bisa nyamar jadi pramugari. Orang ini ngaku cabin crew tapi akhirnya ketahuan juga. Plis kalo kalo mau jadi pramugari ikut recruitment, belajar dulu jangan halu," ungkap akun X @ndymanoball.
Baca Juga: Penyamaran Pramugari Gadungan Terbongkar di Penerbangan Palembang-Jakarta, Begini Kronologinya
Diketahui peristiwa tersebut diketahui terjadi pada hari Selasa, 6 Januari 2026. Dalam video yang beredar di medsos, tampak Nisya mengenakan seragam pramugari lengkap dengan atribut khas Batik Air.
Ia berhasil lolos melewati sejumlah pemeriksaan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, hingga ikut on board dalam penerbangan rute Palembang–Jakarta.
Dalam unggahan lainnya, terlihat Nisya berdiri di kabin pesawat layaknya awak kabin resmi. Ia mengenakan kebaya putih khas pramugari Batik Air dengan bawahan rok batik ungu dan rambut yang disanggul rapi.
Nisya tampak membawa koper dan mengenakan ID card maskapai dengan foto yang menampilkan identitas dirinya. Penampilannya terlihat nyaris sempurna dan tampak meyakinkan sehingga tak ada yang menyangka perempuan asal Palembang itu adalah pramugari gadungan.
Namun, penyamaran ini mulai terungkap saat kru maskapai dan petugas Aviation Security (Avsec) curiga dengan atribut dan perilakunya.
Pemeriksaan lebih lanjut, mengungkap bahwa ID card yang dibawa Nisya adalah desain lama yang sudah tidak dipakai lagi oleh Batik Air dalam 15 tahun terakhir.
Selin itu, kru kabin lainnya juga mencurigai seragam yang dikenakan Nisya karena memiliki perbedaan corak pada bagian rok.
Tak hanya petugas bandara yang terkecoh, beberapa awak kabin asli bahkan sempat salah mengira bahwa Nisya adalah bagian dari kru resmi sebelum akhirnya terungkap fakta aslinya.