news

Tolak Tambang Ilegal, Nenek 68 Tahun di Sumatera Barat Diduga Dikeroyok Ramai-Ramai dan Ditinggalkan di Semak

Rabu, 7 Januari 2026 | 20:15 WIB
Kondisi Nenek Saudah (68), warga Pasaman, Sumatera Barat, usai diduga menjadi korban pengeroyokan setelah menolak aktivitas tambang emas ilegal di tanah miliknya. (Instagram/lengahdiki)

“Nenek Saudah dilempari batu, dipukul, lalu dibuang ke semak-semak karena dikira meninggal,” tulis sumber tersebut secara gamblang.

Keterangan ini menunjukkan bahwa korban tidak hanya mengalami penganiayaan, tetapi juga ditinggalkan dalam kondisi kritis tanpa pertolongan, yang berpotensi mengancam nyawanya.

Setelah ditemukan, korban segera mendapatkan penanganan medis.

“Saat ini korban dirawat di RSUD Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping dengan sejumlah luka lebam dan jahitan di wajah,” tulis akun @lengahdikit.

Dari foto yang beredar, tampak jelas memar di sekitar mata dan perban di bagian kepala korban. Kondisi tersebut menggambarkan kerasnya kekerasan yang dialami seorang perempuan lanjut usia yang seharusnya mendapat perlindungan, bukan perlakuan brutal.

Kasus ini pun memicu keprihatinan luas, mengingat korban adalah warga sipil yang mempertahankan hak atas tanahnya dari aktivitas ilegal yang merusak lingkungan dan melanggar hukum.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini