SketsaNusantara.id - Dokter Tompi kembali mencuri perhatian publik usai mengunggah momen pertemuannya dengan Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka.
Belum lama ini, musisi sekaligus dokter bedah estetika bernama asli Teuku Adifitrian itu bersama sejumlah rekan artis seperti Melanie Ricardo hingga Iko Uwais bertandang ke Istana Wapres pada hari Senin, 5 Januari 2026.
Raffi Ahmad yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni juga ikut menghadiri pertemuan tersebut.
Kehadiran Tompi di Istana Wapres ini langsung menyita perhatian publik. Pasalnya, beberapa waktu terakhir ia menjadi sasaran cibiran warganet karena membela Gibran yang menjadi materi candaan komika Pandji Pragiwaksono dalam show *Mens Rea*.
Tompi mengkritik Pandji dalam show Mens Rea yang menyebut Gibranan "wapres ngantuk". Menurutnya, bercandaan Pandji tersebut dinilai tidak etis dan bukan sebagai bentuk kritik yang cerdas, apalagi jika sudah menyentuh kondisi fisik seseorang.
Komentarnya tersebut justru menuai cibiran dan dianggap sebagian warganet sebagai upaya mencari posisi di pemerintahan.
Kini, Tompi seolah menyentil balik para haters dengan mengunggah momen pertemuannya dengan Wapres.
Melalui akun Instagram pribadinya, Tompi seolah menggoda netizen dengan menyebut kedatangannya ke Istana Wapres bukan sebagai ajang pancarian jabatan.
"Saya kemarin ketemu Wapres bukan dalam rangka nyari posisi jabatan atau jilat-jilatan, hanya meneruskan kegiatan rencana bantuan lanjutan ke Aceh, Sumut, Padang," tulisnya melalui akun Instagram @dr_tompi pada hari Selasa, 6 Januari 2026.
Dalam unggahannya, Tompi menjelaskan bahwa pertemuannya bersama para pekerja seni dengan Wapres bertujuan membahas rencana penyaluran bantuan bagi masyarakat Sumatera dalam rangka mempercepat proses pemulihan pascabencana.
"Beberapa bahasannya meliputi timeline bantuan, progres berjalan yang sudah dikerjakan, usulan beberapa kegiatan untuk support menjelang Ramadhan dan lebaran di Sumatera," terangnya.
"Wapres juga menerima usulan kita mengenai bantuan medik lanjutan di wilayah terdampak bencana sekaligus usulan untuk bisa membantu warga ke depannya mencari nafkah, membangun perekonomian karena semua dimulai lagi dari nol," tuturnya.