news

5 Fakta Hari Ibu Nasional 22 Desember: Sejarah, Makna, hingga Alasan Dirayakan Berbeda dengan Mother's Day

Minggu, 21 Desember 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi 5 fakta hari Ibu di Indonesia yang diperingati pada 22 Desember (Pexels.com/Ketut Subiyanto )

SketsaNusantara.id - Memasuki bulan terakhir di kalender masehi, masyarakat Indonesia bersiap memperingati Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember.

Peringatan Hari Ibu di Indonesia atau Hari Ibu Nasional memang berbeda dengan Mother’s Day yang dirayakan oleh Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya.

Di Amerika Serikat, Hari Ibu atau Mother’s Day diperingati pada hari Minggu kedua di bulan Mei.

Baca Juga: Hari Ibu 22 Desember 2025: Tema Resmi dari KemenPPPA, Logo hingga Ucapan Terima Kasih Menyentuh untuk Ibunda

Di balik perbedaan tersebut, terdapat sejarah, makna hingga tujuan peringatan Hari Ibu yang berbeda antara di Indonesia dan Amerika Serikat.

Ada momen bersejarah dalam penetapan Hari Ibu Nasional diperingati setiap tanggal 22 Desember.

Selain latar belakang sejarah, Hari Ibu Nasional juga memiliki makna utama yang berakar pada semangat sejarah dan peran seorang perempuan.

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi KPU Kabupaten Yahukimo, berikut ini 5 fakta peringatan Hari Ibu di Indonesia.

Baca Juga: ‎3 Puisi Spesial untuk Perayaan Hari Ibu 2025, Ungkap Cinta dan Kasih Sayang dengan Tulisan Bermakna

1. Berawal dari Momen Bersejarah Gerakan Perempuan

Lahirnya peringatan Hari Ibu tak lepas dari momen bersejarah Kongres Perempuan Indonesia I.

Kongres yang diselenggarakan pada 22-25 Desember 1928 ini dihadiri oleh para pemimpin organisasi perempuan di Jawa dan Sumatra.

Mereka berkumpul untuk menyatukan suara dan cita-cita dalam memajukan perempuan Indonesia.

Gerakan sosial-politik dengan semangat nasionalisme ini bertujuan untuk mempersatukan dan memajukan perempuan Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini