Penetapan status darurat bencana provinsi tersebut dengan memperhatikan 16 status darurat di tingkat Kabupaten/Kota.
Sementara itu pencarian, pertolongan, dan evakuasi terus dilakukan di 6 Kabupaten/Kota, 19 Kecamatan, dan 25 Kelurahan/Desa.
Beberapa pos pengungsian juga didirikan dan membuka pos lapangan untuk distribusi bantuan di Kab. Langkat, Kota Medan, Kab. Deli Serdang, dan Kab. Tapanuli Tengah.
Pendistribusian logistik menggunakan jalur udara dan darat yang terbagi menjadi kelompok sandang, pangan, papan, obat-obatan, dan energi di 18 Kabupaten/Kota.
Selain itu penyediaan air bersih juga disalurkan sebagai pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Pendistribusian logistik dan air bersih dilakukan di Kab. Langkat, Kab. Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga.
Pemerintah Sumut juga mengerahkan sebanyak 107 orang tenaga kesehatan guna mengalokasikan logistik kesehatan sebanyak 207 paket/koli ke beberapa daerah.
Untuk pemulihan infrastruktur, dilakukan pembersihan material longsor di ruas jalan Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Madina.
Sejumlah alat berat juga dikerahkan yaitu 27 unit eskavator, 10 wheel loader, dan 2 backhoe loader.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!