news

Banjir dan Longsor Landa Jember, Ratusan Warga Terdampak Akibat Cuaca Ekstrem

Selasa, 16 Desember 2025 | 09:39 WIB
Kondisi banjir yang melanda di pemukiman warga. (Dok BPBD Jember)

SketsaNusantara.id – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Jember pada Senin, 15 Desember 2025, menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor di berbagai lokasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melaporkan bahwa cuaca ekstrem ini telah memicu luapan dari sejumlah sungai. Termasuk Kalijompo, Bedadung, dan Rembangan, yang merendam pemukiman warga.

​Berdasar laporan Perkembangan Penanganan Bencana per Selasa, 16 Desember 2025, Pukul 03.25 WIB, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember Indra Tri Purnomo menuturkan bahwa sedikitnya ada sebanyak 1.271 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir di 20 lokasi berbeda di Jember.

Baca Juga: Banjir Genangi Rumah Warga, Bupati Jember Gus Fawait: Developer Perumahan di Pinggir Sungai Akan Dipanggil

​"Banjir terparah terjadi di sejumlah kelurahan dan desa di Kecamatan Patrang, Kaliwates, Sumbersari, Kalisat, Pakusari, dan Rambipuji," terangnya.

Ketinggian air bervariasi, mulai 30-40 cm hingga mencapai 1,5-2 meter di Jl. Bengawan Solo, Sumbersari.

Beberapa lokasi terdampak signifikan meliputi Kelurahan Kepatihan, Kaliwates. Air mencapai 80-150 cm, dengan total lebih dari 100 rumah terdampak di beberapa RT/RW. Termasuk kerusakan ringan pada dua rumah.

Baca Juga: Beri Edukasi Penerbangan kepada Pelajar TK, Gus Fawait Kembali Coba Jalur Penerbangan Jember-Bali

"Bantuan logistik telah didistribusikan di lokasi ini," ungkapya.

Kampung Ledok Kebun Lor, Jember Kidul, Kaliwates. Ketinggian air mencapai 80-120 cm dan merendam 26 rumah. Lalu, Desa Nogosari, Rambipuji. Dampak luas tercatat di Dusun Krajan dan Gumuk Bago, dengan total mencapai 429 KK terdampak.

"Penanganan di lokasi ini dilaporkan masih berlangsung hingga dini hari" kata Indra.

Baca Juga: Rute Jember-Bali Laris Manis, Bupati Gus Fawait: Jadi Sinyal Positif Pertumbuhan Daerah

Perumahan Villa Indah, Tegal Besar, Kaliwates juga terdampak. Air setinggi 50-120 cm berdampak pada 40 KK. "Tiga tenda pengungsian telah didirikan BPBD di lokasi ini," paparnya.

​Indra mengungkapkan, dampak dari luapan Sungai Bedadung dan sekitarnya mencakup 1.271 KK, 16 lansia, 10 balita, dan 1 ibu hamil. Selain itu, dilaporkan 1 rumah rusak berat, 1 rumah rusak sedang, dan 1 rumah rusak ringan, serta 2 fasilitas umum terdampak.

Halaman:

Tags

Terkini