Dikutip SketsaNusantara.id dari admission.itb.ac.id, kebijakan ini dihadirkan untuk menjaga prinsip inklusivitas di tengah skema mandiri.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, SSU ITB 2026/2027 akan dibuka melalui dua jalur utama, yakni jalur tes/ujian dan jalur non-tes/ujian.
Jalur tes meliputi Ujian Kemampuan Akademik dan/atau Ujian Kemampuan Menggambar, tergantung pada program studi yang dipilih.
Sementara itu, jalur non-tes mencakup seleksi berbasis nilai rapor, nilai UTBK, serta prestasi dan talenta. Prestasi yang dimaksud tidak terbatas pada bidang akademik, melainkan juga mencakup sains, olahraga, seni, kewirausahaan, hingga keagamaan.
“Jalur non-tes terdiri atas seleksi berbasis nilai rapor, nilai UTBK, serta prestasi dan talenta pada bidang sains, olahraga, seni, kewirausahaan, dan keagamaan,” tulis lagi akun @kamusmahasiswa.
Skema ini dinilai memberikan ruang lebih luas bagi siswa dengan keunggulan multidimensi.
ITB menetapkan biaya pendaftaran SSU ITB sebesar Rp750.000. Biaya tersebut sudah termasuk pelaksanaan ujian seleksi. Peserta diperbolehkan memilih hingga empat fakultas atau program studi sesuai minat dan kemampuan.
Untuk mahasiswa yang dinyatakan lolos, terdapat komponen biaya lanjutan berupa Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
IPI sendiri dibagi dalam beberapa kategori, dengan nominal mulai dari Rp55 juta hingga Rp85 juta, tergantung program studi yang dipilih. Informasi ini juga tercantum dalam laman resmi ITB dan dikutip dalam unggahan @kamusmahasiswa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!