SketsaNusantara.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melaporkan adanya 135 unit rumah di dua desa, yakni Bagorejo dan Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, terdampak banjir.
Banjir itu terjadi atas luapan menyusul hujan deras yang melanda wilayah tersebut sejak Senin 8 Desember 2025 sore hingga dini hari.
Kepala BPBD Jember, Indra Tri Purnomo, membenarkan adanya kejadian itu. Dia menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat meluapnya saluran irigasi atau affour dari Sungai Curah Ampel.
"Kami menerima laporan pada Selasa (9/12) pagi sekitar pukul 09.00. Pemicunya adalah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berlangsung lama, menyebabkan debit air di saluran irigasi Curah Ampel tidak mampu tertampung dan akhirnya meluap," ujar Indra Tri Purnomo saat dikonfirmasi, Selasa sore.
Banjir luapan dilaporkan terjadi di dua lokasi desa di Gumukmas. Yakni di Desa Bagorejo dan Desa Karangrejo.
"Secara total, data yang kami kumpulkan menunjukkan 25 rumah terendam air dan 110 rumah terpapar banjir, menjadikan total rumah terdampak sebanyak 135 unit," tegas Indra Tri Purnomo.
Indra Tri Purnomo menambahkan bahwa Tim Reaksi Cepat BPBD Jember segera bergerak ke lokasi begitu laporan diterima.
"Tim sudah berada di lokasi sejak pukul 11.00 untuk berkoordinasi dengan kepala desa, melakukan assessment dan pendataan. Kami juga langsung mendistribusikan bantuan logistik untuk keperluan dapur mandiri di rumah Kepala Desa Bagorejo," jelasnya.
Bantuan yang disalurkan meliputi 3 paket sembako, 1 paket lauk pauk, 1 dus siap saji, 1 paket kebersihan, dan 1 unit kompor. Proses penanganan di lapangan melibatkan berbagai unsur, termasuk Muspika, Pol PP, TNI, Polri, Kepala Desa, Relawan Barat Daya, dan warga setempat.
Baca Juga: BPBD Jember Bakal Gelar Pemangkasan Pohon, Pengguna Jalan Diminta Hati-hati saat Lewati Jalur Berikut
Hingga laporan dibuat pada pukul 15.00, Kepala BPBD Jember menyebutkan bahwa kondisi di lokasi sudah mulai menunjukkan penurunan.
"Akses jalan yang sebelumnya tergenang hingga 70 cm kini sudah surut menjadi sekitar 20 cm. Namun, kami mencatat genangan di pemukiman yang berdekatan dengan sungai masih memerlukan waktu untuk surut sepenuhnya. Syukurlah, kondisi cuaca di lokasi saat ini cerah berawan," pungkas Indra Tri Purnomo.