"Kita akan terus prioritaskan bantuan ke daerah-daeeah terisolir di daerah yang terdampak bencana. Apresiasi sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu menyalurkan bantuan ini dengan menempuh medan yang sangat sulit," kata Ferry.
"Mari beranjak kawan-kawan, dukungan teman-teman semua sangat menguatkan banyak pihak, terima kasih berkat dukungan yang tiada henti dari kalian semua," pesannya.
Terbaru, Ferry mengabarkan bahwa ia harus kembali ke Jakarta karena persediaan obat-obatan pribadinya sudah habis. Kendati demikian, Ia terus melaporkan update penyaluran bantuan dan mengusahakan yang terbaik dan akan kembali menyiapkan logistik tambahan untuk dikirim ke Sumatra.
"Saya gak mau jadi beban nantinya untuk teman-teman di sini dan saya punya keterbatasan aktivitas, terlebih tanpa obat-obatan, untuk itu saya minta maaf harus undur diri dulu," ungkap Ferry.
"Besok kita akan belanja lagi kebutuhan untuk di sumatra dan kita kirimkan kembali hari kamis. selamat berjuang untuk seluruh pejuang di lapangan, terima kasih atas segala bantuan, kehangatan dan kebersamaan selama ini, kalian semua luar biasa!" ucapnya.
Di akhir unggahannya, Ferry kembali meminta maaf atas segala keterbatasan selama seminggu berada di lokasi bencana. Ia mengungkapkan bahwa pengalaman ini memberi banyak pelajaran penting dalam hidupnya.
"Saya meminta maaf secara personal atas banyaknya kekurangan dan keterbatasan selama sepekan di sini, minta maaf juga belum bisa pergi langsung ke banyak titik dengan berbagai situasi dan kondisi," ujarnya.
"Banyak pelajaran yang saya dapat selama di 3 provinsi ini yang memgajarkan saya untuk menjadi manusia yang lebih baik dari hari sebelumnya yang gak akan pernah saya lupakan seumur hidup saya,"pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini