Kegiatan pendistribusian paket kesiapsiagaan ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara PMI Jember dengan Japanese Red Cross Society (JRCS).
Weni Catur Fitriani, Koordinator Lapangan program kerja sama PMI Jember-JRCS ini menjelaskan, penyerahan bantuan tersebut adalah tindak lanjut dari pelatihan dan kajian risiko yang sudah dilakukan sebelumnya.
"Fokus kami adalah mengintegrasikan pendidikan siaga bencana ke dalam sistem sekolah. Dengan adanya paket kesiapsiagaan dan papan petunjuk yang jelas, siswa dan guru dapat mempraktikkan simulasi evakuasi dengan lebih efektif dan terarah," jelas Weni Catur.
Baca Juga: PMI Ledokombo Jember Kumpulkan 28 Kantong Darah, Warga Antusias Menjalani Proses Skrining Ketat
Penyerahan bantuan paket kesiapsiagaan ini pun mendapatkan apresiasi dari sekolah penerima.
Kepala Sekolah SDN Puger Kulon 01 misalnya, yang turut mengucapkan rasa terima kasih.
"Kami sangat berterima kasih kepada PMI Jember dan JRCS. SPAB sangat penting, terutama bagi sekolah kami yang berada di wilayah dengan potensi ancaman bencana. Kami berkomitmen untuk menggunakan semua fasilitas ini untuk latihan rutin demi keselamatan anak-anak dan seluruh staf pengajar," tuturnya.
Dengan adanya distribusi paket dan kelengkapan ini, PMI Kabupaten Jember berharap seluruh sekolah dapat semakin mandiri dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang mengintai, menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam lingkungan pendidikan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!