“Kita juga lagi menelusuri siapa yang dulu membuat patungnya. Karena kalau kita minta tolong ke pengrajin patung tapi yang bukan pembuat awalnya dulu, khawatirnya malah jadi rusak,” katanya, dilansir dari akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall
Ia menambahkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan siapa yang nantinya bertanggung jawab atas biaya perbaikan.
Ia masih belum tahu apakah perbaikan menjadi tanggung jawab Dinas Kimrum atau panitia pelantikan PPPK beserta tukang pemasang tenda.
Pihak panitia, lanjutnya, ingin mengetahui estimasi biaya terlebih dahulu sebelum ada keputusan lanjutan.
Sambil menunggu proses identifikasi dan perencanaan perbaikan, Diskimrum memutuskan untuk menurunkan patung tersebut sementara waktu.
Tindakan ini diambil agar kerusakan tidak bertambah parah. Krisdiantoro menambahkan bahwa patung Bung Hatta juga ikut dilepas sementara.
“Soalnya kan (patung) itu sepasang. Kalau gak dilepas dulu gak tega lihatnya, itu kan patung tokoh proklamator,” tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!