news

Asta Cita dan UMKM: Cara BRI Mendorong Pemerataan Ekonomi Nasional Lewat Desa BRILiaN, Klaster Usaha, dan Platform Digital

Sabtu, 15 November 2025 | 14:00 WIB
BRI dukung UMKM. (Dok. BRI)

Pelatihan usaha menjadi bagian dari program tersebut. Sepanjang periode berjalan, BRI telah melaksanakan sekitar 17 ribu pelatihan. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan daya saing UMKM.

Program pemberdayaan tersebut turut memberi dampak bagi perusahaan. “Berbagai program pemberdayaan UMKM yang telah dilakukan oleh BRI tidak hanya menjadi wujud komitmen sosial BRI dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kinerja bisnis perusahaan,” jelas Agus Noorsanto.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga BRI mencatatkan pertumbuhan. Peningkatan ditopang oleh pertumbuhan dana murah atau CASA. Total dana pihak ketiga tumbuh 8,2 persen secara tahunan. Nilainya mencapai Rp1.474,8 triliun hingga akhir Triwulan III 2025.

Penyaluran kredit juga menunjukkan tren positif. Kredit BRI tumbuh 6,3 persen secara tahunan. Total kredit yang disalurkan mencapai Rp1.438,1 triliun. Pertumbuhan ini menjadi sinyal perbaikan intermediasi. Kinerja kredit yang kuat turut mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Peningkatan kinerja tersebut berpengaruh pada laba perusahaan. BRI membukukan laba bersih Rp41,2 triliun hingga akhir Triwulan III 2025.

Capaian ini menunjukkan konsistensi pertumbuhan yang berkelanjutan. Penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam pencapaian tersebut.

Program pemberdayaan yang dijalankan BRI sejalan dengan arah pembangunan nasional. Penguatan desa dan komunitas usaha memberi dampak langsung pada masyarakat. Langkah ini mendukung pemerataan ekonomi di seluruh wilayah. Dengan strategi yang terintegrasi, BRI terus memperluas dukungan terhadap UMKM di Indonesia.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini