Kamis, 4 Juni 2026

Asta Cita dan UMKM: Cara BRI Mendorong Pemerataan Ekonomi Nasional Lewat Desa BRILiaN, Klaster Usaha, dan Platform Digital

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 15 November 2025 | 14:00 WIB
BRI dukung UMKM. (Dok. BRI)
BRI dukung UMKM. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - UMKM menjadi fondasi penting dalam perekonomian Indonesia.

Kelompok usaha ini berperan besar dalam penyerapan tenaga kerja. Pemerataan pembangunan ekonomi juga banyak bergantung pada kekuatan UMKM. Karena itu, dukungan terhadap sektor ini memiliki dampak luas bagi masyarakat.

BRI menjadi salah satu lembaga yang aktif memperkuat UMKM. Langkah tersebut dilakukan melalui program pemberdayaan yang terstruktur.

Baca Juga: BRImo Tembus 44,4 Juta Pengguna! Transaksi Harian Capai Rp25 Triliun, Bukti Transformasi Digital BRI Kian Dekat dengan Rakyat

Upaya ini sejalan dengan semangat Asta Cita yang menekankan pemerataan ekonomi. Program tersebut diarahkan untuk menghadirkan pertumbuhan yang inklusif.

Dalam konferensi pers kinerja keuangan Triwulan III 2025, BRI memaparkan capaian terbaru. Acara digelar di Kantor Pusat BRI, Jakarta. Penyampaian dilakukan pada Kamis, 30 Oktober 2025. Wakil Direktur Utama BRI, Agus Noorsanto, menegaskan pentingnya program pemberdayaan dalam mendukung pembangunan nasional secara menyeluruh.

“Hingga akhir September 2025, BRI telah membina 4.909 Desa BRILiaN yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Juga: BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih Lewat lewat AgenBRILink, Hadirkan Akses Keuangan hingga ke Wilayah 3T

Selain itu, melalui program KlasterkuHidupku BRI juga telah mengembangkan 41.715 klaster usaha sebagai bagian dari strategi penguatan sektor produktif berbasis komunitas,” ujar Agus.

Desa BRILiaN menjadi salah satu program unggulan. Desa yang dibina diarahkan untuk menjadi pusat ekonomi lokal.

Program KlasterkuHidupku memperkuat usaha berbasis kelompok. Klaster yang dibentuk mencakup berbagai sektor produktif. Langkah ini dilakukan agar penguatan ekonomi dapat merata di daerah.

Selain pembinaan desa dan klaster, BRI juga menghadirkan platform digital LinkUMKM. Fasilitas ini memberi akses pasar yang lebih luas.

Pelaku UMKM dapat memperluas jejaring usaha melalui platform tersebut. Tercatat lebih dari 13,6 juta pelaku usaha telah memanfaatkan layanan ini. Fitur yang tersedia mendukung usaha agar lebih siap naik kelas.

BRI juga membina Rumah BUMN di berbagai daerah. Saat ini terdapat 54 Rumah BUMN yang aktif melakukan pendampingan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X