"Saya berkomitmen untuk menyampaikan dakwah dengan lebih bijak, sesuai norma agama, dan menjunjung tinggi akhlakul karimah. Semoga Allah SWT mengampuni segala kesalahan dan membimbing saya menuju jalan kebaikan," pungkas Gus Elham.
Video permintaan maaf tersebut tersebar luas hingga jadi perbincangan hangat di media sosial.
Publik menyoroti raut wajah Gus Elham yang tampak pucat dengan mata sayu. Suaranya terdengar berat dan mata sembab seolah menunjukkan dirinya baru menangis yang mencuri perhatian warganet.
Alih-alih mengundang simpati, penampilan Gus Elham tersebut justru menuai komentar sinis dan malah jadi gunjingan warganet.
Tak sedikit yang meminta Gus Elham berhenti berdakwah hingga meminta pengasuh ponpes Al Ikhlas 2 Kediri itu diproses hukum atas perbuatannya.
Selain itu, warganet juga memberikan sindiran dan mengaitkan wajah pucat Gus Elham dengan kebiasaannya merokok, mengingat sebelumnya ia pernah menyebut hisapan "rokok berpahala" saat berdakwah.
"Kenapa wajahnya pucat? padahal sebelumnya baik-baik aja lho. Jangan normalisasi perbuatan yang dibuatnya. Sebaiknya segera diproses hukum biar kapok, bukan dibiarkan seperti ini dan hanya memohon maaf aja gak cukupkarena ini masuk pelecehan anak," komentar akun @mus******92.
"Kemarin Gus Miftah juga minta maaf sambil nangis, tapi terus dakwahnya kaya gitu lagi, karena kebiasaan itu susah dihilangkan. Mereka ini sepertinya minta maaf karena takut kehilangan job, bukan karena merasa bersalah," imbuh akun @ri*****yu.
"Mukanya pucat mungkin kebanyakan merokok, emang susah dipercaya, kalo videonya gak viral juga ga minta maaf," tulis akun @gi*****x. "Kita mendukung boikot pendakwah model begini, ayo buka mata! masih banyak ulama lainnya yang lebih beradab dan bisa dijadikan panutan," imbuh akun @hi****ar.
Bukan kali pertama, Gus Elham sebelumnya juga sudah pernah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka beberapa hari lalu.
Dalam pernyataannya, GUs Elham berikan klarifkasi dan menekankan bahwa anak-anak dalam video viral berada dalam pengawasan orang tua masing-masing.
"Perlu kami sampaikan bahwa, anak-anak dalam video viral tersebut dalam pengawasan orang tuanya yang mengikuti pengajian rutin saya," kata Gus Elham pada hari Selasa, 11 November 2025.
"Namun demikian, saya tetap memohon maaf atas kekhilafan saya. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi saya agar tidak mengulangangi perbuatan serupa di masa mendatang," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini