SketsaNusantara.id - Rencana pemerintah membangun jalan tol Probolinggo, Situbondo dan Banyuwangi, kini prosesnya terus berjalan.
Meski sebelumnya proyek strategi nasional (PSN) ini dikenal dengan Tol Probowangi, kini resmi berubah menjadi Prosiwangi.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo secara langsung, meninjau proyek pengerjaan tol Prosiwangi tersebut.
Sebab, dengan adanya Tol Prosiwangi ini akan memudahkan masyarakat untuk mobilitas dan akan membuka perluang perekonomian di Situbondo.
"Pembangunan tol Trans Jawa ini akan berdampak selain mempermudah konektivitas, ini juga akan menumbuhkan secara langsung perekonomian di Situbondo," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa 11 November 2025.
Di sisi lain, Bupati Situbondo Mas Rio juga merasa bangga dengan penamaan Tol Trans Jawa Prosiwangi tersebut.
Baca Juga: Imbas Ambruknya Asrama Putri Ponpes di Situbondo, Kemenag Siapkan Santunan Rp200 Juta
"Akhirnya telah diubah menjadi Prosiwangi, terima kasih kepada Bapak Nasim Khan Anggota DPR RI yang membantu memperjuangkan perubahan nama ini. Karena ini sangat penting bagi identitas Situbondo," tegasnya.
Pembangunan proyek tol Prosiwangi ini ada beberapa seksi yang kini sudah memasuki uji laik fungsi. Seksi pertama (Gending-Kraksaan) kemudian (Kraksaan-Paiton) yang diperkirakan akan mulai berfungsi pada Natal dan Tahun Baru 2025/2026 mendatang.
Selanjutnya, untuk pembangunan seksi ketiga masih dari Paiton-Besuki sudah mencapai 85,23 persen.
"Dengan adanya Tol Prosiwangi ini akan memangkan waktu, yang mana dari Banyuwangi ke Probolinggo membutuhkan waktu 2 jam kini cukup 45 menit saja," imbuhnya.
Mas Rio mengungkapkan, hal ini akan memangkas biaya yang dikeluarkan dan mempermudah distribusi logistik serta barang.