Selain bazar dan pementasan seni tradisional, panitia juga menghadirkan tujuh pertunjukan hiburan yang memadukan kesenian lokal dan modern. Puncak acara ditutup dengan penampilan Gado-Gado Reggae, yang menambah semarak suasana malam di Stadion Semeru.
“Kami ingin masyarakat bisa menikmati hiburan seni tradisional dan modern sekaligus, sambil berbelanja produk lokal dan menikmati kuliner khas Lumajang,” tambah Gogot.
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, SH, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ia menilai festival tersebut menjadi ajang penting untuk mengangkat potensi daerah.
“Kabupaten Lumajang memiliki potensi luar biasa, baik dari sektor budaya maupun pariwisata. Kami berharap event-event serupa bisa lebih sering digelar di masa mendatang,” ujar Yudha.
Ia juga berterima kasih atas dukungan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi, yang terus memberikan perhatian terhadap kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Lumajang.
“Semoga Mas Bambang Haryadi terus mendukung kegiatan di Kabupaten Lumajang,” pungkasnya.
Melalui Festival UMKM dan Pesona Budaya 2025, Lumajang memperlihatkan bagaimana sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat bisa menjadi kekuatan untuk membangkitkan ekonomi daerah tanpa meninggalkan akar budayanya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!