SketsaNusantara.id – Publik dibuat terkejut dan prihatin atas kasus penganiayaan brutal yang menewaskan seorang pemuda bernama Arjuna Tamaraya (21), yang akrab disapa Arjun.
Arjun diketahui meninggal dunia di lingkungan Masjid Agung Sibolga, Sumatera Utara setelah dikeroyok 5 pelaku.
Tragedi terbunuhnya Arjun tersebut terjadi pada Jum'at 31 Oktober dini hari, dan terekam oleh kamera cctv Masjid Raya Sibolga.
Baca Juga: Aksi Begal di Jember Kembali Terjadi, Pelaku Ditangkap Warga, Netizen: Jangan Main Hakim Sendiri
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube BeritaSatu yang diunggah pada 3 November 2025, terungkap kronologi lengkap kejadian tragis yang merenggut nyawa Arjun.
Arjun rupanya merupakan seorang perantau yang berasal dari Kabupaten Simeulue, Aceh, berniat untuk beristirahat di dalam Masjid Agung Sibolga.
Sebagai seorang musafir yang jauh dari keluarga Arjun berniat menginap di satu masjid yang menjadi ikon Sibolgatersebut.
Baca Juga: Isi Konpers, Menko AHY Ungkap Instruksi Presiden untuk Penyelesaian Hutang Woosh
Arjun yang sedang beristirahat di dalam mesjid ia didatangi oleh salah seorang pelaku, ZP alias A (57), yang merupakan warga sekitar.
ZP disebut menegur korban karena tidak terima melihat Arjun tidur di dalam area masjid.
Setelah ZP menegur Arjun karena tidur di masjid, namun Korban diduga tidak segera menuruti teguran tersebut, yang membuat ZP merasa diremehkan dan tersinggung.
Merasa terprovokasi, pelaku kemudian memanggil rekan-rekannya yang lain, yang kemudian teridentifikasi terlibat adalah total lima orang pelaku.
Kelompok ini, bukan merupakan marbot (pengurus) masjid, kemudian secara bersama-sama melakukan pengeroyokan terhadap Arjun.