SketsaNusantara.id - Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo telah memulai merevitalisasi Pendopo Kawedanan, di Kecamatan Besuki pasa Senin, 1 November 2025.
Pendopo Kawedanan Besuki ini memiliki banyak sejarah panjang, sejak zaman Hindia-Belanda yang digunakan sebagai pusat administrasi dan perdagangan.
Apalagi jika menilik sejarahnya, Pendopo Kawedanan sebelumnya digunakan sebagai pusat pemerintahan khususnya di Karesidenan (Regentschappen), yang membawahi wilayah Situbondo, Jember, Bondosowo dan Banyuwangi.
Melihat sejarahnya yang panjang tersebut, Bupati Situbondo Mas Rio ingin menghidupkan kembali Pendopo Kawedanan yang telah lama tidak digunakan secara maksimal.
“Hari ini saya datang lagi ke Kawedanan, yang nantinya akan menjadi Pendopo Pate Alos,” ujarnya saat dikutip dari Medsos pribadinya.
Revitalisasi Pendopo Kawedanan ini menurutnya, telah masuk dalam rencana sejak dirinya dilantik menjadi orang nomor 1 di Situbondo.
“Ini proyek paling besar yang saya anggarkan sejak saya dilantik jadi bupati,” imbuhnya.
Kebijakan yang diambil ini menurutnya, merupakan salah satu janji politiknya sehak dirinya terjun untuk menjadi bupati.
“Ini pertaruhan janji politik saya, kalau Mas Rio menang jadi bupati. Mas Rio akan tinggal di sini dan akan memperbaiki semua infrastruktur di Besuki ini,” tegasnya.
“Meskipun saya kalah (saat Pilkada) di Besuki, janji politik saya akan tetap saya laksanakan. Hari ini saya buktikan janji saya,” ungkapnya.
Dengan dimulainya revitalisasi Pendopo Kawedanan menurut Mas Rio, sebagai langkah untuk merawat warisan dan sejarah tanah Situbondo.