Hingga kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengusut kasus penculikan dan pemerasan yang dialam Sergei.
Lebih lanjut, Sergei menduga dirinya jadi incaran gangster di Bali. Ia menyebut bukan hanya dirinya yang menjadi korban.
Sebelumnya, ia juga kerap jadi korban fitnah usai beredar informasi palsu yang ikut mencemarkan nama baiknya.
"Sepertinya ini dilakukan oleh geng yang sudah lama terlibat dalam kegiatan serupa di Bali. Lebih dari 20 orang telah menjadi korban dari mereka. Saya merampas bisnis kriminal mereka," ungkap Sergei.
"Hari ini saya mengetahui bahwa mereka tahu tentang hal ini dan mencoba memenjarakan saya. Mereka melibatkan 6 media federal untuk menyebarkan informasi palsu bahwa saya adalah penipu," ujarnya.
Dalam unggahannya, ia mengklarifikasi bahwa selama ini ia tak pernah menipu siapapun dan murni ingin membantu masyarakat Indonesia.
"Saya orang jujur dan selalu inhin membantu orang. Saya sering ke 75 negara, ke Afrika, Ethiopia saya membantu orang di sana, ke Indonesia pun saya bantu orang di sini," kata Sergei.
"Selama pandemi saya juga membantu banyak orang, saya membangun rumah, perbaiki panti asuhan dan memberi makan ribuan keluarga di Indonesia karena saya cinta negara ini," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!