news

Heboh Semburan Gas Misterius Muncul Sungai Kebon Agung Rungkut Surabaya, Pakar Geologi ITS Sebut Fenomena Ini Bukan Aktivitas Alam, Apa Penyebabnya?

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 10:30 WIB
Potret Semburan gas misterius ditemukan di kawasan Rungkut Madya Surabaya, diduga karena ada kebocoran pipa gas PGN (Instagram/bpbdsurabaya)

SketsaNusantara.id - Warga Surabaya belum lama ini dihebohkan dengan munculnya semburan misterius di Sungai Kebon Agung, tepatnya pada sisi timur Jembatan depan McD Yakaya, Rungkut Madya.

Diketahui semburan tersebut muncul sejak hari Kamis, 16 Oktober 2025 yang membut warga sekitar panik dan segera melapor ke Command Center 112.

Tim Command Center 112 di bawah naungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya lantas melakukan pemeriksaan setelah menerima laporan warga.

Baca Juga: KUA-PPAS APBD 2026 Disepakati Tanpa Kendala, Bupati Jember Gus Fawait Siap Tancap Gas Program Prioritas

Diduga semburan misterius di sungai tersebut muncul karena ada keboran pipa gas di sekitar lokasi sehingga petugas melakukan koordinasi dengan PGN (Perusahaan Gas Negara).

"Semburan air diperkirakan kurang lebih 70 cm. Petugas PGN melakukan pengecekan dengan alat pendeteksi arus listrik," tulis akun Instagram @bpbdsurabaya.

"Saat ini dilakukan penggalian pipa di sisi utara dan selatan untuk mencari tank sumber kebocoran. Warga diimbau untuk tidak mendekat ke area lokasi untuk kelancaran penanganan karena diduga ada pipa gas yang bocor," pesannya.

Baca Juga: Lewat Program ‘Yok Kita Gas’, BRI Peduli Tingkatkan Mutu Pupuk Kompos di Bali dan Dorong Kolaborasi Wujudkan Lingkungan Sehat serta Ekonomi Desa

Fenomena tak terduga ini tak hanya ramai jadi sorotan publik, tetapi juga jadi perhatian para pakar dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS).

Pakar Geologi ITS menyebut bahwa semburan gas yang muncul di sungai tersrbut bukan karena aktivitas alam.

Sebelumnya, diduga kebocoran gas ini akibat aktivitas eksplorasi gas dan minyak bumi (migas) yang dilakukan pada zaman Belanda.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ternyata semburan tersebut bukan merupakan aktivitas alam dan diduga adanya kebocoran pipa gas.

"Berdasarkan hasil pantauan georadar yang ditemukan hanya pipa PGN," tutur Amien Widodo, pakar Geologi ITS kepada awak media, Jumat, 17 Oktober 2025.

"Kalau dari gas alam itu baunya menyengat dan kalau dari pantauan bau (semburan) itu sepertinya bukan gas alam," imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini