SketsaNusantara.id - Habib Husein bin Ja’far Al Hadar atau yang lebih dikenal sebagai Habib Jafar buka suara terkait kontroversi salah satu tayangan Trans7 tentang pesantren.
Pendakwah asal Bondowoso ini turut menyoroti tayangan yang menghebohkan publik sejak Senin, 13 Oktober 2025 lalu.
Lewat sebuah video yang diunggah akun X @GoodRecom, Habib Jafar mengungkapkan ada satu hal yang penting yang bisa dilakuan.
“Yang paling penting sekarang itu adalah pemahaman tentang tradisi pesantren agar tidak disalahpahami,” ujarnya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Ulama yang juga aktif menulis di media massa ini juga menyampaikan sejumlah pesan untuk media hingga para santri.
Kepada media, Habib Jafar meminta agar disediakan program atau tayangan yang membahas tradisi pesantren berdasarkan pengalaman orang-orang di dalamnya, bukan asumsi semata.
Baca Juga: KPI Ambil Sikap Tegas Buntut Tayangan Trans7 Soal Pesantren
“Yang paling dibutuhkan yaitu media memberikan slot untuk menjelaskan tradisi pesantren dari pov orang-orang pesantren,” ujarnya.
Tak hanya itu, Habib Jafar bahkan menantan media untuk mencoba hidup di pesantren.
“Atau ya coba hidup di pesantren sampai memahaminya baru kemudian berbicata tentang pesantren,” imbuhnya.
“Karena memang etikanya begitu, kalau dalam filsafat disebutnya fenomenologi, hidup dulu bersama sesuatu batu kemudian menjelaskan tetang sesuatu itu,” terangnya lagi.