SketsaNusantara.id – Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jember pada Senin, 6 Oktober 2025 sore.
Kejadian tersebut terjadi pada pukul 14.20 WIB, akibatnya membuat sejumlah pohon tumbang dan merusak sejumlah rumah warga serta mengganggu akses lalu lintas.
Menurut laporan perkembangan dari Pusdalops BPBD Kabupaten Jember, Kepala BPBD Jember Indra Tri Purnomo menuturkan bahwa ada sebanyak 10 kecamatan yang terdampak atas kejadian tersebut., meliputi 6 kelurahan dan 7 desa.
Baca Juga: Gandeng UNEJ, Bupati Jember Gus Fawait: Ini Kerja Sama Strategis Demi Entaskan Kemiskinan Ekstrem
"Angin kencang dilaporkan terjadi pada pukul 14.20 WIB, dan 20 menit kemudian, dampak mulai terasa dengan adanya pohon tumbang, kerusakan rumah, dan ada yang menimpa kendaraan," ungkapya.
Total dampak yang tercatat adalah 7 titik pohon tumbang, 2 dapur rumah ambruk, 1 atap rumah rusak sedang, 9 atap rumah rusak ringan, 1 unit mobil (Espander Nopol P 1940 HA) rusak tertimpa pohon, dan 1 Fasilitas Umum (Atap Kantor Kelurahan Sempusari) rusak.
Menurut Indra, pohon tumbang menjadi kendala utama di sejumlah titik, termasuk menyebabkan kemacetan lalu lintas dan menutup akses jalan.
Kejadian pohon tumbang tercatat di Kecamatan Kaliwates (Sumbermelas), Patrang (depan STIKES Subandi dan depan Cafe Senja), dan Arjasa (Jalan Rembangan), di mana pohon di Arjasa juga dilaporkan mengenai kabel listrik.
Sementara itu, kerusakan rumah warga tersebar di beberapa lokasi. Di antaranya, Kecamatan Patrang: 2 rumah rusak ringan dan 1 dapur ambruk di Lingkungan Glisat. Kecamatan Tanggul: 1 rumah di Desa Tanggul Wetan atapnya tersingkap angin. Kecamatan Puger: 1 rumah di Desa Mlokorejo atapnya ambruk.
Lalu, Kecamatan Panti: 1 rumah di Desa Suci dapur rumahnya ambruk. Kecamatan Pakusari: 1 rumah di Desa Pakusari tertimpa pohon tumbang.
Baca Juga: 7 Rumah Hangus Dilalap Si Jago Merah, BPBD Jember Segera Berikan Bantuan pada Korban Rentan
Kecamatan Rambipuji: 4 rumah di Desa Kaliwining atapnya (genteng) rusak ringan. Kecamatan Kalisat: 1 rumah di Desa Gambiran atapnya rusak ringan tertimpa pohon kenitu.