SketsaNusantara.id - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), suasana di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, semakin semarak.
Ribuan prajurit dari 3 matra dikerahkan dalam gladi kotor yang digelar pada 29 September 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir langsung meninjau jalannya persiapan besar tersebut.
Kehadirannya bersama jajaran pimpinan TNI menegaskan komitmen bahwa acara puncak pada 5 Oktober 2025 mendatang harus berlangsung aman, lancar, dan teratur.
Peninjauan juga menjadi bagian penting untuk mengecek kesiapan teknis sekaligus kekompakan pasukan.
Dalam laporan resmi Puspen TNI, ditegaskan bahwa geladi kotor kali ini bukan sekadar latihan biasa.
“Geladi kotor ini melibatkan ribuan prajurit dari 3 matra, yakni TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, yang menampilkan kekompakan, ketertiban, serta profesionalisme,” tertulis dalam keterangan resmi.
Kehadiran ribuan personel menandakan skala besar acara puncak peringatan HUT TNI tahun ini.
Rangkaian acara yang akan ditampilkan pada 5 Oktober nanti cukup beragam dan sarat makna. Prosesi utama tetap berupa upacara militer, tetapi rangkaian hiburan spektakuler juga telah disiapkan untuk masyarakat.
Atraksi udara akan melibatkan pesawat tempur dan helikopter TNI AU, sementara demonstrasi pasukan gabungan menegaskan kesiapan tempur seluruh matra.
Parade defile prajurit serta deretan alutsista modern akan menambah kebanggaan tersendiri.
Tak hanya itu, gelaran tahun ini juga dirancang agar lebih dekat dengan masyarakat. Setelah rangkaian upacara dan atraksi militer, panggung hiburan akan menghadirkan konser musik yang bisa dinikmati oleh seluruh warga.