SketsaNusantara.id - Insiden robohnya masjid pesantren Al Khoziny di Sidoarjo menyita perhatian publik .
Kejadian nahas ini terjadi pada Senin sore, 29 September 2025 saat para santri tengah menjalankan sholat ashar di dalam masjid.
Dalam insiden tersebut, puluhan santri sempat terjebak di dalam reruntuhan bangunan.
Proses evakuasi sudah dilakukan sejak Senin sore yang melibatkan petugas gabungan TNI, Polri, BPBD hingga relawan.
Berdasarkan pantauan tim redaksi, pada Senin sore sudah ada 19 ambulans yang bersiap untuk mengevakuasi korban.
Kantor Basarnas Surabaya juga turut mengerahkan 2 tim rescue yang terdiri dari 13 personil untuk proses evakuasi.
Proses evakuasi berjalan sejak Senin sore hingga Selasa pagi.
Berdasarkan unggahan Instagram @jember24jam_, sebanyak 7 orang korban berhasil diselamatkan dalam proses evakuasi dari pukul 12 dini hari hingga Selasa pagi.
“Informasi terbaru, dari jam 12 dini hari sampai pagi ini ada 7 santri yang sudah berhasil dievakuasi dalam runtuhan bangunan Ponpes Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo,” tulis @jember24jam_ sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Sebelumnya, pada Senin malam sekitar pukul 23.49 WIB, tim gabungan telah mencatatkan jumlah korban dalam insiden tersebut.