SketsaNusantara.id - Ferry Irwandi, seorang konten kreator sekaligus CEO Malaka kembali menjadi sorotan publik setelah serangkaian unggahan di Instagram Story pribadinya.
Dalam sesi tanya jawab bersama warganet, ia menegaskan sikapnya terkait isu politik sekaligus membocorkan sejumlah rencana besar yang akan digarapnya, termasuk pembangunan Kampus Malaka, kampus yang tengah dipersiapkannya.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan Instagramnya @irwandiferry, Ferry dengan tegas menyampaikan bahwa dirinya tidak akan terjun ke dunia politik, meskipun sempat ada pemikiran ke arah tersebut.
“Gue gak akan jadi anggota DPR, wamen, menteri atau gabung partai politik. Sebelumnya mungkin ada terbesit hal menuju politik, tapi sekarang gue sadar kalau ‘call’ hidup gue ada di dunia pendidikan,” jawabnya.
Menurut Ferry, tujuan akhirnya atau end game bukanlah kursi kekuasaan, melainkan membangun kampus yang dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi mendatang.
“End game gue bikin kampus dan menjaga kampus itu untuk terus tumbuh dan bermanfaat buat generasi selanjutnya. Gue dedikasikan hidup gue di sana sepenuhnya dan seutuhnya. Jadi tenang saja,” tambahnya.
Baca Juga: Akhirnya, Win Rate Ferry Irwandi Dikalahkan J.S. Khairen dalam Duel Mengetik Cepat
Pernyataan ini sekaligus menegaskan komitmennya di bidang pendidikan. Ia menolak mengikuti jejak sejumlah aktivis 98 yang masuk ke ranah politik setelah mendapat jabatan. Baginya, jalur yang lebih tepat adalah dunia akademik, tempat ia merasa memiliki panggilan hidup.
Salah satu hal yang paling menarik dari unggahan Ferry adalah wacana mengenai Kampus Malaka. Ia menjelaskan bahwa kampus ini akan memberikan kesempatan luas kepada siapa saja tanpa batasan usia. Bahkan, orang yang sudah berusia 45 tahun atau lebih tetap bisa berkuliah di sana.
“Gak ada batas umur. Bisa. Yang udah punya gelar S1 pun juga masih bisa. Kelasnya full online,” tulis Ferry.
Pernyataan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang ingin kembali menempuh pendidikan di usia matang. Konsep kelas penuh daring juga menegaskan fleksibilitas, terutama bagi mereka yang ingin tetap belajar sambil bekerja atau mengurus keluarga.
Tak hanya itu, Ferry juga mengonfirmasi bahwa kampus Malaka diharapkan sudah bisa beroperasi pada tahun depan. Menanggapi pertanyaan warganet soal kepastian peresmian,