SketsaNusantara.id – Misi menurunkan program pemerintah pusat di Kabupaten Jember terus dilakukan Bupati Jember Muhammad Fawait dan jajarannya.
Paling anyar, saat Gus Fawait Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini di Jakarta.
Pertemuan tersebut mencerminkan komitmen Pemkab Jember dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi tenaga Non-ASN.
Gus Fawait menekankan bahwa, perjuangan ini bukan hanya berkaitan dengan status kepegawaian, tetapi juga tentang keadilan dan penghargaan atas pengabdian yang telah mereka tunjukkan selama bertahun-tahun.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami. Kami ingin rekan-rekan yang telah lama mengabdi di Jember tetap memiliki peluang untuk diterima sebagai P3K paruh waktu. Kami berupaya memastikan bahwa pengabdian mereka tidak terputus hanya karena aspek administratif,” jelas Bupati Gus Fawait saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat 20 September 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Jember secara resmi mengajukan seluruh tenaga Non-ASN R4, yang berjumlah sekitar 3.378 orang, untuk diterima sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu.
Gus Fawait menyatakan bahwa angka ini bukan sekadar data semata, melainkan menggambarkan sosok-sosok para pengabdi yang telah berkontribusi dalam jalannya pemerintahan di lapangan.
“Kami telah menyampaikan bahwa semua tenaga R4 di Jember telah kami usulkan untuk menjadi P3K paruh waktu. Kami berharap tidak ada satu pun yang tersisih. Semoga semua nama yang diusulkan dapat diterima, karena mereka memiliki dedikasi yang sama,” tegasnya.
Selain memperjuangkan status P3K paruh waktu, Gus Fawait juga menyampaikan aspirasi besar masyarakat Jember terkait pembentukan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Menurutnya, semangat generasi muda Jember untuk mengabdi kepada negara sangatlah tinggi, sehingga diperlukan kuota CPNS yang lebih besar pada rekrutmen yang akan datang.
“Di masa depan, ketika ada pembukaan CPNS, kami meminta agar Jember diberikan kuota yang memadai. Antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berkarir sebagai abdi negara sangat mengesankan. Kami berharap kesempatan itu terbuka lebih luas untuk mereka,” tambahnya.