Ia memilih melihat sisi positif dari peristiwa yang menimpa keluarganya dan berusaha bangkit dengan prioritas baru. Keputusan itu menurutnya menjadi langkah terbaik untuk menjaga ketenangan keluarga.
Kasus penjarahan rumah Eko Patrio terjadi pada akhir Agustus 2025, ketika sejumlah oknum memanfaatkan aksi demo untuk melakukan tindak kriminal.
Insiden tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis keluarga.
Eko sendiri merupakan salah satu dari lima anggota DPR yang dinonaktifkan PAN akibat imbas dari peristiwa demo.
Meski demikian, ia menyatakan tidak lagi terlalu memikirkan jabatan politiknya. Baginya, menjaga keluarga tetap utuh dan kuat jauh lebih penting pada masa sulit ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!