news

UPJB Gelar PKKMB, Dorong Literasi Refleksi Perjalanan HAM Indonesia

Kamis, 11 September 2025 | 18:25 WIB
Pihak rektorat UPJB dan pemateri foto bersama dengan mahasiswa baru di sela-sela kegiatan PKKMB. (SketsaNusantara.id)

 

SketsaNusantara.id - Mahasiswa diharapkan menunjukkan daya kritisnya terhadap problematika kebangsaan. Gagasan-gagasan itu bisa dituangkan dalam sebuah tulisan. ltu sebagai kontribusi nyata agar penegakan hak asasi manusia (HAM) di lndonesia bisa berjalan dengan baik.

Kalimat-kalimat di atas adalah poin penting dari agenda penguatan HAM bagi mahasiswa, Kamis 11 September 2025. Berlokasi di aula Universitas PGRl Jombang (UPJB), kegiatan diikuti 410 mahasiswa baru.

"Mereka berasal dari 10 prodi yang ada di UPJB," ujar Banu Wicaksono, ketua panitia. Kegiatan bertajuk Pengenalan Kegiatan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ini berlangsung selama lima hari.

Baca Juga: Teka-teki Sri Mulyani Mengundurkan Diri atau Dicopot aebagai Menteri Keuangan, Ini Jawaban Mensesneg Prasetyo Hadi

Dia menambahkan, mahasiswa baru berasal dari Papua Barat, NTT, Lampung, Jambi, Jawa Barat dan Jawa Tengah. "Termasuk dari Jawa Timur sendiri," imbuhnya.

Para narasumber PKKMB, lanjutnya, di samping dari internal dosen UPJB. "Juga mengundang pihak luar, termasuk dari Polres dan Kodim Jombang," ujarnya

Rektor UPJB Munawaroh menegaskan, mahasiswa baru diharapkan mampu memupuk solidaritas dan kesiapan dalam menghadapi kegiatan perkuliahan. "PKKMB diharapkan mahasiswa baru mampu memahami dinamika perkuliahan dengan baik," ujarnya.

Baca Juga: Unik! Perpaduan Budaya China, Jawa, hingga Eropa pada Keraton Sumenep, Peninggalan Sejarah di Jawa Timur sejak Abad ke-18

Guru besar bidang ekonomi ini berpesan agar semua mahasiswa baru bisa berproses dengan baik. "Jadilah pembelajar, tidak hanya di ruang kuliah, tapi dari mana saja untuk menjadi calon pemimpin bangsa," imbuhnya.

Sebagai narasumber materi penguatan HAM di kalangan mahasiswa, Mukani memaparkan kondisi perkembangan HAM di lndonesia. "Pengalaman masa lalu terkait penegakkan HAM di lndonesia dijadikan pembelajaran yang baik bagi ke depan," ujarnya.

Dosen STAI Darussalam Nganjuk ini menambahkan, mahasiswa bisa berperan aktif dalam mensosialisasikan HAM di masyarakat umum. "Caranya bisa menjadi sosok teladan bagi lingkungan sekitar," imbuhnya.

Baca Juga: Sama-Sama Diisukan akan Menjadi Kandidat Menpora Baru Menggantikan Dito Ariotedjo, Ini Beda Sikap Raffi Ahmad dan Denny Sumargo

Mahasiswa, lanjutnya, juga bisa menginspirasi dengan aspirasi yang disampaikan kepada para pemangku kebijakan. "Tidak hanya melalui aksi demonstrasi, tapi juga lewat tulisan yang mencerahkan tentang kondisi riil HAM di lndonesia," ucapnya.

Pengurus Lembaga Ta'lif wan Nasyr (LTN) PWNU Jawa Timur ini berharap tulisan mahasiswa makin banyak dan berwarna dalam memberikan refleksi. "Agar ke depan lndonesia makin mantap dalam menegakkan HAM," tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini