SketsaNusantara.id - Keputusan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo untuk mundur dari kursinya sebagai anggota DPR RI sempat mengejutkan banyak pihak.
Sosok yang akrab disapa Sara ini dikenal luas bukan hanya karena ia merupakan keponakan dari Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Tetapi juga karena rekam jejak pendidikannya yang mumpuni serta kiprahnya di berbagai organisasi nasional maupun internasional.
Baca Juga: Rahayu Saraswati Umumkan Mundur dari DPR RI, Ungkap Alasan dan Permintaan Maaf Terbuka
Berangkat dari latar belakang pendidikan yang kuat, Sara telah menorehkan pengalaman panjang dalam bidang politik, diplomasi, hingga dunia sosial.
Dilansir SketsaNusntara.id datri profil lengkapnya terungkap dalam akun LinkedIn pribadinya Rahayu Saraswati (Sara) Djojohadikusumo , yang memperlihatkan bagaimana ia meniti karier dengan konsistensi serta dedikasi.
Sara menempuh pendidikan menengah di College du Leman, sebuah sekolah internasional bergengsi pada periode 1999–2003.
Baca Juga: Dokter Tirta Singgung Public Speaking Pejabat Baru di Kursi Kementerian RI: Tolong Banget Kalau…
Lingkungan sekolah yang multikultural ini menanamkan dasar-dasar keterbukaan dan toleransi, yang kelak membekali dirinya ketika berkiprah di forum-forum internasional.
Setelah itu, ia melanjutkan studi di University of Virginia, Amerika Serikat, mengambil jurusan Classical and Ancient Studies serta Drama pada tahun 2003–2005.
Tidak hanya menekuni bidang akademik, Sara juga aktif dalam berbagai kegiatan mahasiswa, seperti First Year Players, Pi Beta Phi, University Dance, hingga pertunjukan Shakespeare on The Lawn.
Pengalaman ini memperkaya dirinya, terutama dalam mengasah kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.
Perjalanan akademiknya tidak berhenti di sana. Pada 2019 hingga Maret 2021, Sara berhasil meraih gelar Bachelor of Science (BS) dalam Liberal Arts and Sciences/Liberal Studies dari Purdue Global University.