Dengan pencapaian IPK sempurna 4.0, ia juga menjadi bagian dari Golden Key Honors Society, sebuah organisasi internasional untuk mahasiswa berprestasi.
Pendidikan ini semakin menegaskan kualitas akademisnya dan menjadi modal penting dalam aktivitas politik maupun sosial yang ia jalani.
Sara memulai kiprah politiknya melalui Partai Gerindra. Ia terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2014–2019 mewakili daerah pemilihan Jakarta.
Selama menjabat, ia bergabung dalam Fraksi Gerindra dan menjadi bagian dari Komisi VIII yang membidangi Sosial, Agama, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Penanggulangan Bencana.
Di masa jabatannya, Sara juga sempat duduk di Komite Legislasi dan Komite Kerja Sama Antar-Parlemen, serta aktif dalam Grup Kerja Sama Bilateral Indonesia–Korea Selatan. Peran ini menunjukkan kesungguhannya dalam memperluas jejaring diplomasi Indonesia.
Tak hanya di tingkat nasional, kiprah internasionalnya semakin bersinar ketika ia ditunjuk sebagai Head Delegate Indonesia untuk Y20 Saudi Arabia 2020, forum resmi pemuda G20.
Pada tahun 2022, Sara juga menjadi Co-Chair Y20 Indonesia, di mana Indonesia untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah forum tersebut. Kepemimpinannya di ajang ini menunjukkan kapasitasnya dalam memperjuangkan isu pemuda di kancah global.
Selain politik, Sara sangat aktif dalam isu sosial, khususnya terkait pemberdayaan perempuan dan pemberantasan perdagangan manusia.
Ia mendirikan Parinama Astha Foundation pada 2012, yang fokus pada advokasi dan aksi melawan perdagangan manusia. Hingga kini, yayasan ini masih aktif dan Sara menjabat sebagai pendirinya sekaligus Ketua Dewan.
Pada 2018, ia dipercaya sebagai Chairperson National Network for Anti Human Trafficking atau Jaringan Nasional Anti-TPPO. Melalui peran ini, Sara terus menggaungkan upaya penghapusan praktik perdagangan manusia, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, ia juga duduk sebagai Dewan Pembina Yayasan Peduli Down Syndrome Indonesia, serta menjadi bagian dari Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia sejak 2020. Semua ini mencerminkan kepeduliannya yang konsisten terhadap isu sosial dan keberpihakan pada kelompok rentan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Diid. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
DPR Pastikan Anggota Dinonaktifkan Parpol Kehilangan Gaji dan Tunjangan, Nama Ahmad Sahroni hingga Uya Kuya Masuk Daftar
Rieke Diah Pitaloka Blak-blakan Ungkap Alasannya Terjun ke Politik hingga Jadi Anggota DPR saat Kariernya di Dunia Hiburan Bersinar
Ibnu Jamil Buka Suara Perihal Warung Makan Miliknya yang Ikut Terdampak Aksi Demo DPR, Pilih Lakukan Hal Ini
Angelina Sondakh Curhat Perbedaan Hidupnya Sebelum dan Sesudah Menjabat Anggota DPR RI, Ternyata Kini Mulai Sadar
Mayang Lucyana Mengaku Kerjakan Hal Ini saat Magang di DPR RI, Singgung Perihal Gaji para Anggota Dewan
Neo Japan Ungkap Fakta Unik Mengenai Kehidupan DPR Jepang: Berangkat Kerja Naik Sepeda!