news

4 Fakta Banjir Bali, Ketinggian Air Sebabkan Jalur Denpasar-Gilimanuk Lumpuh dan Sejumlah Mobil Hanyut

Rabu, 10 September 2025 | 11:54 WIB
Kondisi banjir di sejumlah titik di wilayah Bali (Kolase Instagram/@infodenpasarterkini.id, TikTok @prredrick)

 

SketsaNusantara.id - Hujan yang turun sejak Selasa malam, 9 September 2025 menyebabkan sejumlah wilayah di Provinsi Bali, terendam banjir.

Banjir hebat yang melanda Bali ini membuat sejumlah akses jalan terputus.

Dari pantauan tim redaksi di media sosial, banjir juga menyebabkan beberapa kendaraan warga hayut.

Dikutip dari akun X @DombaEth27, banyak jalur nasional yang turut terendam hingga memicu macet total.

Baca Juga: Terima Banyak Aduan Soal Banjir Genangan, Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember Soroti Infrastuktur dan Drainase

“Bali nyaris lumpuh. Jalur nasional terendam, banyak warga rumahnya terkena banjir dan jalan macet toal. Stay safe,” cuit akun tersebut.

Salah satu jalan nasional yang turut lumpuh lantaran terendam banjir yakni jalur Denpasar-Gilimanuk yang dilaporkan masih belum bisa dilalui hingga Rabu pagi, 10 September 2025 pukul 6.00 WIB.

Banjir juga turut merobohkan satu bangunan di Denpasar dan 5 rumah di Tukad Badung.

Dan berikut ini 5 fakta banjir Bali yang dirangkum SketsaNusantara.id dari berbagai sumber.

Baca Juga: Tri Hita Karana, Rahasia Pulau Bali Menjaga Budaya dan Keindahannya di Tengah Arus Globalisasi

1. Penyebab Banjir Bali

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Bali sejak 9 September 2025 disebut-sebut sebagai salah satu penyebab banjir.

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah III mengungkapkan kondisi cuaca di beberapa wilayah di Bali menunjukkan akumulasi curah hujan harian dengan kategori lebat hingga ekstrim.

Halaman:

Tags

Terkini