news

5 Fakta Tewasnya Mahasiswa RI di Belanda, Diduga Meninggal saat Dampingi Pejabat hingga Hasil Otopsi

Selasa, 9 September 2025 | 10:45 WIB
Ilustrasi mahasiswa Indonesia di Belanda yang meninggal dunia (Pexel/Mario Wallner)

Athaya bertugas sebagai pemandu dalam kunjungan tertutup para pejabat publik tersebut.

Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian Larang Pesta Mewah Pejabat, Minta Presiden Awasi Langsung Agar Publik Tak Kehilangan Kepercayaan

2. Penyebab Meninggal

Berdasarkan hasil otopsi, Athaya diduga meninggal karena heatstroke atau sengatan panas.

Heatstroke yang diduga dialami mendiang juga dikaitkan dengan kurangnya cairan dan nutrisi hingga kelelahan.

Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan elektrolit dan kadar gula yang turun di bawah kadar normal.

Kondisi ini dialami Athaya usai beraktivitas dari pagi hingga malam hari selama menjadi pemandu dalam kunjungan pejabat publik tersebut.

Baca Juga: Mental Orang Tertolol Sedunia hingga Kos 78 Juta per Bulan, ini Rekam Jejak Pernyataan Jelek Para Pejabat

3. Tidak Ada Permintaan Maaf

PPI Belanda menambahkan, atas insiden tersebut, tidak ada pertanggungjawaban maupun transparansi baik dari pihak penyelenggara (Event Organizer) dan koordinator Liason Officer (LO) kepada keluarga mendiang.

“Acara kunjungan kerja terus bergulir di mana pihak EO justru terus sibuk mengurus persiapa acara makan-makan bersama pejabat publik di restoran,” tulis PPI Belanda lagi.

Tak hanya itu, PPI Belanda juga menyoroti sikap pihak penyelenggara maupun pejabat publik yang tidak menemui keluarga korban.

Baca Juga: Rocky Gerung Tanggapi Pejabat yang Diberi Bintang Kehormatan oleh Presiden Prabowo: ‘Apa Mereka Layak Dihormati?’

4. Adanya Upaya Pembatasan Transparansi

Pihak keluarga Athaya menyampaikan bahwa ada upaya penutupan informasi atas kejadian tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini