news

Teladani Spirit Pengabdian, MWCNU Rejoso Nganjuk Awali Ziarah Makam KH Dachlan Abdul Qohar

Sabtu, 6 September 2025 | 17:41 WIB
Peziarah berdoa di makam KH Dachlan Abdul Qohar. (SketsaNusantara.id)

 

SetsaNusantara.id - Para kader penggerak lintas angkatan dan pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Rejoso Nganjuk menggelar ziarah makam para pendiri (muasis) organisasi Nahdlatul Ulama, Sabtu (6/9). Mereka menumpang tiga bis.

Rangkaian kegiatan dimulai ziarah ke makam KH Dachlan Abdul Qohar. Kiai ini salah satu pendiri NU tahun 1926 yang makamnya di Desa Banaran Kertosono.

Lalu ziarah berlanjut ke makam KH M Hasyim Asy'ari dan Gus Dur di Tebuireng, KH Abdul Wahab Hasbullah di Tambakberas maupun makam KH Bisri Syansuri di Denanyar. Keempatnya di wilayah kabupaten Jombang.

Baca Juga: Kualitas DPR Menurun karena Kehadiran Sejumlah Artis? Yusril Sebut Pemerintah akan Mengubah Sistem Pemilu untuk Jamin Kualitas Wakil Rakyat

Rombongan MWCNU Rejoso ini dipimpin langsung Rais Syuriah KH M Ibnu Rois Al-Maqbuli dan Ketua Tanfidziyah Kiai Imam Hartoyo. Kegiatan diikuti para pengurus MWCNU Rejoso, lembaga, banom dan perwakilan ranting NU.

Menurut penuturan Rakijan, ketua panitia, kegiatan ini digelar untuk menguatkan silaturahmi sesama pengurus NU. "Termasuk meningkatkan soliditas dalam memajukan NU di Rejoso," ujarnya.

Pria yang juga Ketua Ranting NU Desa Ngadiboyo ini menambahkan, agenda rutin ini juga untuk meneladani spirit perjuangan para pendiri NU.

Baca Juga: Haru! Momen Ruben Onsu Berhasil Cium Hajar Aswad di Umrah Pertama, Netizen: MasyaAllah Alhamdulillah..

Kegiatan ziarah ini, lanjutnya, juga berlanjut ke makam Sunan Ampel di Surabaya. "Dan juga ke makam Syaikhona Kholil di Bangkalan Madura," tambahnya.

Dimulai berziarah ke makam KH Dachlan Abdul Qohar, menurutnya, sudah banyak warga NU melupakan sosok kiai ini. "Padahal beliau pendiri NU yang asli dari Nganjuk," imbuhnya.

Semua peserta kegiatan, ujarnya, memakai seragam atasan putih dan bawahan hitam. "Kecuali yang anggota Banser diminta memakai seragamnya untuk pengamanan," jelasnya.

Baca Juga: Momen Atta Halilintar Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 2025 Bersama Aurel Hermasyah di Tanah Suci, Netizen: Pasangan Samawa..

Sebanyak sembilan personel Banser dilibatkan dalam mengawal kegiatan ini. "Dibagi tiga personel untuk setiap bis," ujarnya.

Aris Jatmiko, humas panitia, menambahkan, bahwa ziarah muasis NU sudah rutin digelar MWCNU Rejoso. "Biasanya digelar menjelang peringatan Hari Santri Nasional," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini