news

Bantah Tembak Gas Air Mata ke Arah Kampus UNISBA hingga Dugaan Adanya Provokator, Humas Polda Jabar: Tertiup Angin

Selasa, 2 September 2025 | 14:13 WIB
Konferensi pers Polda Jabar terkait insiden di kampus UNISBA Bandung (Kolase X/@govsuckss, YouTube KOMPASTV)

 

SketsaNusantara.id - Polda Jawa Barat menggelar konferensi pers terkait insiden yang terjadi di kampus Univeristas Islam Bandung (UNISBA) dan Unpas pada Senin malam, 1 September 2025.

Dalam pernyataannya Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan membantah pihaknya menyerang kampus.

Tak hanya itu, Hendra juga menekankan pihaknya tidak ada yang memasuki area kampus seperti disebutkan dalam beberapa narasi yang beredar di media sosial.

Baca Juga: Kampus UNISBA Ditebak Gas Air Mata, Rektor Buka Suara, Singgung Gerombolan yang Blokir Jalan Tamansari Bandung

“Semua itu hoax. Pada kenyataan di lapanga, tidak ada satu pun petugas yang masuk ke area kampus dan tidak ada satu pun petugas yang membawa senjata,” tuturnya kepada awak media.

Bukan hanya itu, Hendra juga menegaskan pihaknya tidak menembakkan gas air mata ke arah kampus seperti yang ditudingkan.

Berdasarkan pengakuannya, petugas menembakkan gas air mata ke arah jalan raya, namun asapnya yang terbawa angin ke area kampus.

Baca Juga: Ngeri! Aparat Serang Kampus UNISBA dan UNPAS Bandung dengan Gas Air Mata-Peluru Karet, Netizen: Ngejar Kenaikan Pangkat

“Tim kemudian menembakkan gas air mata di jalan raya yang kemudian tertiup angin ke arah parkiran UNISBA.

Adapun tembakan ini merupakan reaksi satuan patroli gabungan Polri dan TNI usai menerima provokasi dari anarko yang melempar bom molotov.

“Anarko melakukan provokasi dari dalam kampus UNISBA dengan melemparkan bom molotov ke tim patroli,” jelasnya.

Baca Juga: Pesan Haru Khariq Anhar, Mahasiswa UNRI yang Ditahan Polda Metro Jaya untuk Keluarganya: Khariq Nggak Salah Pak...

Selain membantah tembakan gas air mata ke arah kampus, Hendra juga mengatakan, satuan patroli berjarak 200 meter dari kampus saat insiden terjadi.

Halaman:

Tags

Terkini